BREAKING Rabu, 01 Jul 2026 21:55 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Rabu, 01 Jul 2026 20:23 WIB

Transformasi Menakjubkan Dito Ariotedjo: Turunkan Berat Badan 40 Kg

01 Jul 2026, 20:23 WIB 2x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
S
Shinta Islamadina 2x dibaca · 3 menit baca
Mantan Menpora Dito Ariotedjo terlihat lebih langsing saat memenuhi panggilan KPK pada Selasa (30/6) lalu. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Mantan Menpora Dito Ariotedjo terlihat lebih langsing saat memenuhi panggilan KPK pada Selasa (30/6) lalu. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, terlihat sangat berbeda dengan penampilan yang lebih ramping saat memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (30/6) lalu. Dito dipanggil sebagai saksi dalam kasus korupsi terkait kuota haji di Kementerian Agama untuk periode 2023-2024.

Di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Dito menjelaskan bahwa kunjungannya kali ini adalah untuk memberikan keterangan tambahan terkait sprindik yang baru. "Tadi ini pemeriksaan buat sprindik yang baru. Kan, kemarin saya pertama ke sini untuk sprindik yang tersangka pertama Gus Yaqut sama Gus Alex. Ini yang kedua swasta. Ya, keterangan tambah-tambah informasi," ungkap Dito.

Perubahan Gaya Hidup yang Efektif

Selain panggilan KPK, penampilan Dito yang lebih langsing menarik perhatian banyak wartawan. Ia pun membagikan beberapa tips mengenai gaya hidup yang membantunya menurunkan berat badan. Dito mengungkapkan, "Saya balik ke pola zaman saya disiplin. Makan saya batasin, maksimal 800-1.000 kalori per hari."

Pria berusia 35 tahun ini menjabat sebagai Menpora di era Presiden Joko Widodo, dari 3 April 2023 hingga 8 September 2025. Sejak September 2025, Dito mulai lebih konsisten dalam menjalani diet. Selain mengatur pola makan, ia juga rutin berolahraga. "Olahraga tiap hari. Camilan sangat minim. Kuncinya, asupan gizi dan nahan lapar," tambahnya.

Target Penurunan Berat Badan

Dito, yang sebelumnya dikenal memiliki badan cukup besar, mengakui bahwa ia mengalami kenaikan berat badan yang signifikan selama menjabat. Meskipun telah berhasil menurunkan 40 kg, ia menyatakan bahwa targetnya masih belum tercapai. "Saya kan naik berat badan 2020-2023 hampir 50 kilogram. Naik 50 kilo, turun 40 kilo. Masih ada 10 kilo lagi," jelasnya.

Menurut Dito, penurunan berat badan yang ia capai adalah hasil dari disiplin selama sekitar 9-10 bulan. Namun, penurunan berat badan yang cepat dalam waktu singkat dapat berisiko, seperti hilangnya massa otot dan kekurangan nutrisi. Penurunan berat badan yang aman biasanya berkisar antara 0,45-0,9 kg per minggu.

Dalam periode 10 bulan, penurunan berat badan Dito mencapai sekitar 0,93-1 kg per minggu, yang masih tergolong normal. Meskipun banyak yang ingin mengikuti cara Dito, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki kecepatan penurunan berat badan yang berbeda, dipengaruhi oleh faktor genetik, usia, dan fluktuasi hormonal.

Secara umum, pendekatan penurunan berat badan yang bertahap dan lambat lebih dianjurkan untuk kebanyakan orang. Penurunan berat badan yang cepat sering kali disebabkan oleh pengurangan cairan tubuh, bukan lemak. Oleh karena itu, penurunan berat badan secara bertahap dapat menghasilkan hasil yang lebih baik dan berkelanjutan.

Untuk mencapai hasil yang optimal, disarankan untuk mengimbangi diet dengan olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, manajemen stres, serta tidur yang cukup dan berkualitas. Dengan demikian, risiko efek yo-yo dapat diminimalkan.