BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:11 WIB
Berita Terkini Minggu, 09 Agt 2026 21:00 WIB

Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026: Mendorong Kreativitas Generasi Muda di Era Digital

09 Agt 2026, 21:00 WIB 37x dibaca 3 menit baca news.detik.com news.detik.com
Z
Zahra Asma Nabila 37x dibaca · 3 menit baca
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Polri)
Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Dok. Polri)

Jakarta - Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, memberikan pesan penting kepada generasi muda Indonesia untuk memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana berkarya dan berkontribusi dalam menjaga keamanan dunia digital. Pesan ini disampaikan saat acara penutupan E-Sport Kapolri Cup 2026 yang berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Kapolri mengamati bahwa E-Sport telah berkembang menjadi lebih dari sekadar hiburan. Kombinasi antara teknologi, kreativitas, strategi, dan kompetisi telah menciptakan ekosistem profesional yang memberi kesempatan bagi generasi muda untuk mengasah bakat serta menciptakan peluang ekonomi baru.

Peningkatan Pengguna Internet dan Ekonomi Digital

Perkembangan E-Sport sejalan dengan semakin meningkatnya peran ruang digital dalam kehidupan masyarakat. Pada tahun 2025, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 229 juta orang, yang setara dengan 80,7 persen dari total populasi. Dalam periode yang sama, nilai ekonomi digital Indonesia tercatat sebesar US$99 miliar, menjadikannya yang terbesar di Asia Tenggara. Kapolri menekankan bahwa momentum ini perlu diarahkan untuk menjadi kekuatan produktif. E-Sport kini tidak hanya menghasilkan atlet, tetapi juga membuka peluang bagi pelatih, pembuat konten, pengembang permainan, animator, analis data, hingga profesional di bidang keamanan siber.

"Polri hadir bukan sekadar untuk mengikuti tren, tetapi memastikan perkembangan tersebut menjadi kekuatan positif bagi generasi muda dan kemajuan bangsa," ungkap Kapolri.

Kompetisi yang Menggugah Semangat Generasi Muda

Komitmen Polri diwujudkan melalui penyelenggaraan E-Sport Kapolri Cup 2026 yang dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Polres hingga tingkat nasional. Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi 35.936 peserta yang berkompetisi di tujuh kategori perlombaan. Besarnya keterlibatan ini mencerminkan minat generasi muda dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan digital mereka menjadi prestasi.

Namun, Kapolri juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi membawa tantangan baru, seperti judi online, penipuan digital, pencurian data pribadi, pengambilalihan akun, dan penyalahgunaan kecerdasan buatan. Sepanjang tahun 2026, Polri telah menangani 1.743 kasus kejahatan digital, dengan penipuan, perjudian, dan pencemaran nama baik sebagai kasus terbanyak.

Oleh karena itu, Kapolri menekankan pentingnya komunitas E-Sport dalam membangun budaya digital yang sehat. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mengalihkan aktivitas negatif, seperti balap liar dan tawuran, menjadi kegiatan yang positif dan produktif.

Kapolri mengajak seluruh peserta E-Sport Kapolri Cup 2026 untuk menjadi Duta Kamtibmas, berperan aktif bersama Polri dalam memerangi hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online, dan penyalahgunaan narkoba. "Jadilah juara dalam kompetisi, agen perubahan dalam pergaulan, dan penjaga kebaikan di ruang digital," pesan Kapolri.

Melalui E-Sport Kapolri Cup, Polri berupaya menciptakan ruang kompetisi yang tidak hanya berfokus pada pencarian juara, tetapi juga sebagai wadah untuk membentuk generasi yang terampil, kreatif, dan bertanggung jawab sosial. Dengan ekosistem digital yang aman dan produktif, diharapkan potensi generasi muda dapat berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, menuju Indonesia Emas 2045.

E-Sport Kapolri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi antara para pelaku e-sport di Tanah Air, asosiasi, Polri, swasta, dan pemerintah. Acara ini juga didukung oleh berbagai sponsor, dengan pembiayaan yang tidak berasal dari APBN.