Kesehatan

Waspadai Gigi Berlubang pada Anak, Dapat Menyebabkan Masalah Jantung

Gigi berlubang pada anak sering dianggap sepele, namun dapat memicu masalah kesehatan serius seperti infeksi jantung. Penting bagi orang tua untuk memperhatikan kesehatan gigi anak agar terhindar dari...

R
Rizky Ananta
09 May 2026 5 pembaca
Waspadai Gigi Berlubang pada Anak, Dapat Menyebabkan Masalah Jantung
Ilustrasi. Gigi berlubang bisa bikin masalah jantung. (istockphoto/sujit kantakad)

Jakarta, CNN Indonesia -- Masalah kesehatan pada anak sering kali berawal dari hal-hal yang dianggap remeh, salah satunya gigi berlubang. Meskipun tampak sederhana, lubang pada gigi bisa menjadi 'pintu masuk' bagi masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk infeksi jantung. Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di RSPI, Yovi Kurniawati, mengingatkan bahwa bakteri yang berasal dari gigi berlubang dapat dengan mudah memasuki tubuh melalui aliran darah.

Bahaya Infeksi Jantung Akibat Gigi Berlubang

Risiko utama dari kondisi ini muncul ketika bakteri tersebut menempel pada bagian jantung. Kumpulan mikroba, fibrin, dan trombosit dapat membentuk apa yang dikenal sebagai vegetasi. "Vegetasi itu biasanya akan berjalan terus sampai kalau dia (kuman) tidak bisa ditangani," ungkap Yovi dalam sebuah pertemuan media di Jakarta, Kamis (7/5). Jika dibiarkan, vegetasi ini dapat merusak katup jantung dan menyebabkan kebocoran berat, yang secara medis disebut sebagai infektif endokarditis.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Lalu, bagaimana orang tua dapat mendeteksi jika infeksi gigi sudah mulai menyerang jantung anak mereka? Dr. Yovi menyebutkan beberapa gejala yang perlu diperhatikan:

  • Demam tinggi yang tidak kunjung reda.
  • Anak mengalami sesak napas.
  • Tubuh terlihat sangat lesu (lethargic).
  • Anak merasa lemas tanpa alasan yang jelas.

Jika kondisi ini terjadi, penanganannya tidak instan. Pasien biasanya memerlukan terapi antibiotik dalam waktu yang cukup lama, minimal empat hingga enam minggu. Proses ini sering kali melibatkan kolaborasi antara dokter jantung dan dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan).

Pentingnya Pencegahan dan Perawatan Rutin

Pencegahan menjadi kunci utama, terutama bagi anak-anak yang memiliki riwayat penyakit jantung bawaan. Pemeriksaan gigi secara rutin menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko komplikasi. "Sebelum terjadi infeksi, kita sudah harus suruh anak ini kontrol. Apakah giginya teratur, ada tidak yang bolong atau berlubang. Jika ada, harus segera dirawat jangan sampai terjadi infeksi berat," jelasnya.

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan menunjukkan angka yang cukup memprihatinkan. Dari 4,8 juta anak sekolah yang diperiksa antara Januari hingga Mei 2026, sekitar 1,1 juta anak ditemukan mengalami masalah gigi berlubang. Selain itu, pemeriksaan tersebut juga mencatat sebanyak 663.000 anak mengalami peningkatan tekanan darah dan 239.000 anak mengalami penumpukan kotoran telinga.

Melihat data tersebut, sudah saatnya orang tua lebih peduli terhadap kesehatan mulut anak. Segera lakukan perawatan pada gigi yang berlubang sebelum bakteri menyebar ke organ vital lainnya.

Artikel Terkait