Kesehatan

--- WHO Selidiki Penyebaran Hanta Virus di Pesawat Setelah Kasus di Kapal Pesiar ---

--- Badan Kesehatan Dunia (WHO) sedang menyelidiki kemungkinan penyebaran hanta virus di pesawat setelah seorang penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dunia. Penumpang tersebut diketahui melakuk...

R
Rizky Ananta
06 May 2026 8 pembaca
---
WHO Selidiki Penyebaran Hanta Virus di Pesawat Setelah Kasus di Kapal Pesiar

---
Ilustrasi. WHO melacak hanta virus di pesawat yang sempat ditumpangi salah satu penumpang kapal pesiar MV Hondius. Penumpang tersebut dilaporkan meninggal akibat hantavirus usai terbang ke Johannesburg. (Getty Images/Professor25)
---TITLEEXCERPT--- Badan Kesehatan Dunia (WHO) sedang menyelidiki kemungkinan penyebaran hanta virus di pesawat setelah seorang penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dunia. Penumpang tersebut diketahui melakukan penerbangan ke Johannesburg, Afrika Selatan. ---CONTENT---

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Kesehatan Dunia (WHO) kini tengah melakukan pelacakan terhadap penyebaran hanta virus di pesawat. Hal ini menyusul kematian salah satu penumpang kapal pesiar MV Hondius yang dilaporkan terinfeksi virus tersebut. Penumpang itu diketahui melakukan penerbangan menuju Johannesburg, Afrika Selatan.

Maskapai Airlink mengonfirmasi bahwa terdapat 82 penumpang dan enam awak pesawat pada penerbangan yang berlangsung pada 25 April. Penerbangan tersebut menghubungkan pulau Saint Helena dengan Johannesburg.

Kronologi Kejadian

Salah satu penumpang yang terlibat adalah seorang wanita berkebangsaan Belanda, yang suaminya meninggal akibat hantavirus di kapal pesiar. Dalam pernyataan resmi, WHO menyebutkan bahwa kondisi wanita tersebut "memburuk selama penerbangan ke Johannesburg".

Menurut kronologi yang ada, wanita ini meninggalkan kapal di Saint Helena dengan mengalami "gejala gastrointestinal" pada 24 April. Dia kemudian terbang ke Johannesburg pada keesokan harinya dan meninggal dunia saat tiba di unit gawat darurat rumah sakit pada 26 April.

Pemeriksaan dan Tindakan Lanjutan

Pengujian untuk hanta virus dilakukan pada 4 Mei dan menunjukkan hasil positif. WHO menginformasikan bahwa pelacakan kontak untuk penumpang di penerbangan tersebut telah dimulai.

Pihak berwenang di Afrika Selatan juga telah meminta maskapai untuk memberi tahu para penumpang agar segera menghubungi departemen kesehatan setempat. Sebelumnya, wabah hantavirus telah terdeteksi di kapal pesiar MV Hondius yang membawa 147 orang dari 23 negara, saat kapal berlayar dari Ushuaia, Argentina menuju Cape Verde dan kasus mulai bermunculan.

Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan urine, kotoran, atau air liur dari hewan pengerat yang terinfeksi. Namun, WHO menduga adanya kemungkinan penularan antar manusia, sehingga pelacakan hanta virus di pesawat yang ditumpangi salah satu penumpang kapal pesiar menjadi sangat penting.

Artikel Terkait