BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:10 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Jumat, 31 Jul 2026 07:54 WIB

Air Berkarbonasi Tinggi Dapat Mengurangi Kelelahan Otak saat Bermain Game

31 Jul 2026, 07:54 WIB 61x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
R
Rizky Ananta 61x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Para peneliti dari jepang menemukan, air bersoda bisa mengurangi kelelahan otak. Hal ini didapat dari eksperimen terhadap orang yang bermain gim komputer. (iStockphoto/Dogan Kutukcu)
Ilustrasi. Para peneliti dari jepang menemukan, air bersoda bisa mengurangi kelelahan otak. Hal ini didapat dari eksperimen terhadap orang yang bermain gim komputer. (iStockphoto/Dogan Kutukcu)

Jakarta, CNN Indonesia -- Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Tsukuba di Jepang mengungkap bahwa mengonsumsi air berkarbonasi tinggi atau sparkling water saat bermain video game dapat mengurangi rasa lelah pada otak serta meningkatkan kesenangan saat bermain. Para peneliti berpendapat bahwa sensasi gelembung dalam air tersebut dapat merangsang saraf di otak, yang berdampak pada fokus dan kenyamanan pemain.

Penelitian yang Menarik

Menurut salah satu peneliti, air dengan kadar karbonasi tinggi juga bermanfaat bagi orang dewasa yang menghabiskan waktu di depan komputer. Penelitian ini melibatkan Shion Takahashi, seorang mahasiswa program doktoral berusia 28 tahun, dan Takashi Matsui, seorang profesor madya biokimia olahraga di universitas tersebut. Studi ini muncul di tengah kebiasaan banyak orang yang memilih kopi manis atau minuman berenergi saat merasa lelah secara mental, terutama setelah bekerja di depan layar atau bermain game.

Walaupun minuman manis dapat memberikan bantuan sementara, konsumsi gula dan kafein yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit terkait gaya hidup. Oleh karena itu, tim peneliti memfokuskan perhatian pada air berkarbonasi tinggi tanpa tambahan pemanis.

Metode Penelitian

Dalam eksperimen ini, 14 peserta yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan rata-rata usia 22,9 tahun diminta untuk bermain game e-sports sepak bola selama tiga jam. Mereka mengonsumsi air berkarbonasi tinggi setiap satu jam, sambil menjalani pengujian berkala untuk mengukur tingkat kelelahan, kadar glukosa darah, dan denyut jantung. Pada sesi lainnya, mereka bermain dengan air tanpa karbonasi sebagai perbandingan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa air berkarbonasi tinggi tidak hanya mencegah peningkatan rasa lelah, tetapi juga meningkatkan kesenangan peserta selama bermain. Selain itu, kemampuan peserta dalam mengambil keputusan, baik dari segi kecepatan maupun ketepatan, juga terjaga dengan baik.

Pengukuran kadar glukosa darah dan hormon stres dalam air liur tidak menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua sesi. Hal ini menunjukkan bahwa tubuh tidak mengalami beban metabolik yang besar seperti yang sering terjadi pada minuman manis.

Menariknya, peserta yang mengonsumsi air berkarbonasi tinggi juga melakukan lebih sedikit pelanggaran saat bermain, yang menunjukkan adanya peningkatan kontrol diri. Menurut Matsui, sensasi gelembung yang tajam di tenggorokan diduga merangsang aktivitas saraf di batang otak.

“Dalam kehidupan sehari-hari, jika kita memilih air berkarbonasi tinggi daripada minuman manis, kita mungkin dapat menghindari membuat komentar yang tidak perlu kepada orang-orang di sekitar kita, bahkan saat kita merasa lelah,” kata Matsui dengan nada bercanda.

Namun, penting untuk dicatat bahwa jenis minuman berkarbonasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sparkling water yang tidak mengandung pemanis tambahan. Oleh karena itu, penting untuk memilih minuman dengan bijak.