BREAKING Minggu, 21 Jun 2026 16:16 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Sabtu, 20 Jun 2026 19:09 WIB

--- Apakah Golongan Darah O Lebih Rentan Terhadap Kolesterol Tinggi? Simak Penjelasan Dokter ---

20 Jun 2026, 19:09 WIB 8x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
T
Taufik Pranata 8x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Banyak orang percaya, orang dengan golongan darah O lebih rentan terkena kolesterol tinggi. (Stockphoto/JarekJoepera)
Ilustrasi. Banyak orang percaya, orang dengan golongan darah O lebih rentan terkena kolesterol tinggi. (Stockphoto/JarekJoepera)
---TITLEEXCERPT--- Banyak orang menganggap bahwa individu dengan golongan darah O memiliki risiko lebih tinggi terhadap kolesterol. Namun, seorang dokter menjelaskan bahwa belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. ---CONTENT---

Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak yang beranggapan bahwa orang dengan golongan darah O lebih rentan mengalami kolesterol tinggi. Namun, seorang dokter menjelaskan fakta di balik kepercayaan ini.

Menurut dr. Christy Efiyanti, dosen di Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan adanya hubungan antara golongan darah dan kadar kolesterol. Penelitian yang ada masih menunjukkan hasil yang bervariasi dan belum dapat dijadikan kesimpulan yang pasti.

Penelitian yang Beragam

“Beberapa penelitian memang menemukan adanya kadar kolesterol yang lebih tinggi pada individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara golongan darah ABO dengan kolesterol darah,” ungkap Christy, seperti yang dilansir dari laman IPB University.

Dia menambahkan bahwa kesehatan kardiovaskular, termasuk kadar kolesterol, dipengaruhi oleh berbagai faktor yang lebih kompleks daripada sekadar golongan darah. Gaya hidup menjadi salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya kadar kolesterol. Pola makan yang tinggi lemak, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kadar Kolesterol

Selain gaya hidup, sejumlah kondisi medis juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol, seperti diabetes, masalah ginjal, penyakit hati, dan gangguan tiroid. Faktor genetik juga tidak boleh diabaikan. Seseorang yang menjalani pola hidup sehat masih bisa mengalami kolesterol tinggi jika ada riwayat medis serupa dalam keluarganya.

“Usia dan jenis kelamin juga dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang,” tambah Christy.

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal, Christy menyarankan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Batasi asupan makanan yang tinggi lemak dan makanan olahan, dan imbangi dengan rutin berolahraga serta menjaga berat badan ideal. Selain itu, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi kolesterol tinggi sejak dini.