BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:08 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Minggu, 02 Agt 2026 11:19 WIB

--- Apakah Makanan yang Dihinggapi Lalat Masih Layak Dikonsumsi? ---

02 Agt 2026, 11:19 WIB 58x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
T
Taufik Pranata 58x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Apakah makanan yang sudah dihinggapi lalat tetap aman dikonsumsi? Ahli jelaskan tetap ada potensi masalah kesehatan sebab lalat dapat mengangkut kontaminan di permukaan tubuhnya. (Tik Tok @hiigh4llaya)
Ilustrasi. Apakah makanan yang sudah dihinggapi lalat tetap aman dikonsumsi? Ahli jelaskan tetap ada potensi masalah kesehatan sebab lalat dapat mengangkut kontaminan di permukaan tubuhnya. (Tik Tok @hiigh4llaya)
---TITLEEXCERPT--- Lalat sering kali menjadi gangguan saat makan, tetapi apakah makanan yang sudah dihinggapi lalat masih aman untuk dimakan? Beberapa orang berpendapat bahwa makanan tersebut tetap layak, sementara yang lain beranggapan sebaliknya. ---CONTENT---

Lalat merupakan serangga yang dapat mengganggu, terutama saat kita sedang menikmati makanan. Tanpa disadari, lalat dapat hinggap pada makanan yang sudah siap disantap. Pertanyaannya, apakah makanan tersebut masih aman untuk dikonsumsi?

Beberapa orang menganggap kehadiran lalat sebagai masalah kecil yang tidak berbahaya. Mereka berpendapat bahwa makanan yang sudah dihinggapi lalat masih bisa dimakan, terutama jika lalat tersebut hanya sebentar berada di atas makanan. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa meskipun waktu hinggapnya singkat, makanan yang telah dihinggapi lalat sebaiknya tidak lagi dikonsumsi.

Pentingnya Memperhatikan Kontaminasi

Para ahli mengingatkan bahwa lalat tidak hanya sekadar hinggap dan pergi. Permukaan tubuh lalat dapat membawa kontaminan yang berpotensi meracuni makanan. Vanessa Coffman, seorang pakar keamanan pangan, menjelaskan bahwa lalat rumah dapat mentransfer kuman yang mereka ambil dari tempat-tempat kotor seperti sampah dan kotoran hewan melalui kaki dan tubuh mereka. Selain itu, lalat sering kali memuntahkan enzim pencernaan ke makanan saat mereka mendarat.

Ahli entomologi Marcus Griswold menggambarkan mulut lalat seperti spons dapur yang kotor dan penuh bakteri. Lalat hijau dan biru dianggap sangat bermasalah karena mereka berpindah-pindah di antara kotoran hewan. Griswold menambahkan, "Mereka tidak memiliki gigi, jadi mereka memuntahkan enzim yang bertindak seperti asam untuk menguraikan makanan Anda."

Risiko Kontaminasi dan Saran dari Ahli

Meskipun lalat hanya hinggap sebentar, risiko kontaminasi tetap ada karena lalat dapat mendarat di mana saja dan membawa berbagai kontaminan. Begitu lalat hinggap, kontaminan tersebut dapat langsung masuk ke dalam makanan. Mark McShane, seorang pakar keamanan pangan, menjelaskan bahwa lalat adalah pemakan cepat. Saat mendarat pada makanan, mulut lalat langsung menyentuh makanan dan mulai makan sambil memasukkan bakteri.

Para ahli menyarankan agar makanan yang telah dihinggapi lalat, terutama jika lalat tersebut mendarat berulang kali atau terdapat kotoran atau telur lalat yang terlihat, sebaiknya segera dibuang.