BP BUMN bekerja sama dengan Danantara berkomitmen untuk memperkuat pengelolaan aset negara agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih signifikan bagi perekonomian nasional. Inisiatif ini dilakukan melalui penerapan tata kelola yang terintegrasi, strategi investasi yang disiplin, serta pengelolaan portofolio yang profesional.
Hasil laba yang diperoleh Danantara menunjukkan bahwa transformasi dalam pengelolaan aset negara mulai memberikan hasil yang nyata. Danantara berfokus pada pengoptimalan portofolio aset melalui pendekatan investasi yang terukur, inovatif, dan berbasis manajemen risiko. Hal ini berkontribusi pada peningkatan imbal hasil serta memperkuat kontribusi BUMN terhadap pendapatan negara.
Strategi Efisiensi dan Efektivitas Operasional
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menekankan pentingnya BUMN untuk menjaga profitabilitas dengan memperkuat tata kelola serta meningkatkan efektivitas operasional. “BUMN harus memastikan setiap aset dan modal yang dikelola mampu bekerja secara optimal untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara dan masyarakat,” ungkap Dony dalam pernyataannya di Jakarta.
Dony juga menambahkan bahwa BP BUMN dan Danantara mendorong BUMN untuk menerapkan prinsip efektivitas dan efisiensi di setiap lini operasi. Fokus ini tidak hanya pada pengendalian biaya, tetapi juga mencakup ketepatan dalam pengalokasian aset, pemahaman terhadap dinamika pasar global, pemanfaatan teknologi, serta penguatan mitigasi risiko dalam setiap keputusan investasi.
Meningkatkan Kontribusi untuk Pembangunan
“Melalui langkah tersebut, BP BUMN mendukung Danantara untuk menjaga dan menumbuhkan nilai kekayaan negara secara berkelanjutan,” kata Dony. Ia berharap bahwa peningkatan profitabilitas BUMN dapat memperkuat fundamental ekonomi nasional melalui peningkatan dividen, pertumbuhan nilai aset, serta kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.