Regional

Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK: Gatut Sunu Wibowo dan Respons Wakilnya

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, ditangkap bersama beberapa pejabat lainnya, memicu respons dari Wakil Bupati.

Z
Zahra Asma Nabila
11 April 2026 9 pembaca
Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK: Gatut Sunu Wibowo dan Respons Wakilnya
Sumber gambar: surabaya.kompas.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, yang berujung pada penangkapan Bupati Gatut Sunu Wibowo. Penangkapan ini berlangsung pada hari Selasa, 10 Oktober 2023, dan melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintahan daerah setempat.

Detail Penangkapan dan Tindak Lanjut

Pada saat penangkapan, KPK berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga terkait dengan praktik korupsi yang dilakukan oleh Gatut dan rekan-rekannya. Gatut Sunu Wibowo diduga terlibat dalam kasus suap yang melibatkan proyek-proyek infrastruktur di wilayahnya. Penangkapan ini dilakukan setelah adanya serangkaian penyelidikan yang mendalam mengenai dugaan praktik korupsi dalam pemerintahan Tulungagung.

Dari keterangan yang diperoleh, Gatut Sunu Wibowo ditangkap bersama beberapa pejabat eselon II dan III. Sumber dari KPK menyebutkan bahwa operasi ini dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi terpercaya tentang transaksi yang mencurigakan dalam proses pengadaan barang dan jasa. "Kami akan mengumumkan hasil pemeriksaan lebih lanjut terkait dengan kasus ini," ujar salah satu anggota KPK yang terlibat dalam operasi tersebut.

Respon Wakil Bupati terhadap Kasus Ini

Menanggapi penangkapan Bupati Gatut, Wakil Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo, mengungkapkan keprihatinannya. "Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berharap agar proses hukum berjalan transparan," tandas Maryoto. Ia juga menyatakan dukungannya terhadap KPK untuk melakukan penyelidikan yang komprehensif, guna memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Maryoto pun menambahkan bahwa pemerintah daerah akan berusaha untuk tetap menjalankan roda pemerintahan dengan baik, meskipun dalam situasi yang sulit. "Kami akan melakukan evaluasi secara internal dan memastikan bahwa layanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan," ujarnya.

Kasus penangkapan ini menjadi perhatian publik, terutama bagi masyarakat Tulungagung, yang berharap agar tindakan tegas ini dapat menjadi langkah awal dalam memberantas korupsi di daerah. Dengan adanya OTT ini, diharapkan akan ada efek jera bagi pelaku korupsi di negeri ini.

KPK berjanji akan mengungkap semua fakta yang terkait dengan kasus ini dalam waktu dekat. Publik menantikan pengumuman resmi dan perkembangan lebih lanjut terkait dengan langkah hukum yang akan diambil terhadap Bupati Gatut dan pejabat lainnya yang terlibat.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait