Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Meksiko belum mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi perekonomian negara tersebut. Meskipun Meksiko menjadi tuan rumah untuk 13 pertandingan dan berhasil menarik jutaan penggemar sepak bola, dampak ekonomi dari turnamen ini dianggap terbatas, terutama di tengah lemahnya investasi dan ketidakpastian terkait Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).
Turnamen yang berakhir pada Ahad, 19 Juli 2026, menjadikan Meksiko sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Amerika Serikat. Namun, ajang ini belum memenuhi harapan pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata dan mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama setelah produk domestik bruto (PDB) Meksiko mengalami kontraksi pada kuartal pertama tahun ini.
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi yang Suram
Kepala Ekonom Rankia, Humberto Calzada, menyatakan, "Piala Dunia tidak akan secara struktural mengubah lintasan ekonomi Meksiko." Ia menambahkan bahwa turnamen ini hanya memberikan dorongan ekonomi bersifat sementara. Pemerintah Meksiko memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 berkisar antara 1,8 hingga 2,8 persen, sementara para analis memperkirakan pertumbuhan yang lebih rendah, yaitu sekitar 1,1 persen.
Pangkas Proyeksi Dampak Ekonomi
Beberapa lembaga keuangan juga merevisi proyeksi dampak ekonomi dari penyelenggaraan Piala Dunia. Banorte memperkirakan kontribusi ajang tersebut terhadap PDB hanya sekitar 0,4 hingga 0,5 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya yang mencapai 0,62 persen. Di sisi lain, Banamex memperkirakan total dampak ekonomi dari Piala Dunia sekitar 2 miliar dolar AS, yang setara dengan 0,1 persen dari PDB Meksiko. Angka ini bahkan kurang dari separuh remitansi yang diterima Meksiko pada bulan Mei, yang mencapai 5,6 miliar dolar AS.