BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:10 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Kamis, 16 Jul 2026 09:39 WIB

Dampak Gigi Berlubang Masa Kecil terhadap Risiko Penyakit Jantung di Masa Dewasa

16 Jul 2026, 09:39 WIB 84x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
H
Hana Salsabila Zaid 84x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. Menurut studi terbaru, orang yang alami gigi berlubang pada masa kecilnya memiliki 45 persen risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Simak ulasannya. (iStockphoto/Halfpoint)
Ilustrasi. Menurut studi terbaru, orang yang alami gigi berlubang pada masa kecilnya memiliki 45 persen risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Simak ulasannya. (iStockphoto/Halfpoint)

Jakarta, CNN Indonesia -- Kesehatan gigi dan mulut pada anak tidak hanya penting untuk gigi susu yang mulai goyah, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan tubuh di masa depan. Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa anak-anak yang mengalami gigi berlubang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung saat mereka dewasa. Temuan ini menunjukkan bahwa kebersihan mulut sangat terkait dengan kesehatan organ vital lainnya.

Penelitian Mengenai Kesehatan Gigi dan Penyakit Jantung

Studi yang dilakukan oleh Nikoline Nygaard dan timnya dipublikasikan dalam International Journal of Cardiology pada April 2026. Penelitian ini menemukan bahwa dampak negatif dari masalah gigi yang dialami sejak dini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 45 persen. Penelitian ini melibatkan sembilan peneliti dari Denmark dan Inggris, serta hampir 569 individu yang dianalisis selama periode 23 tahun.

Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan gigi pada masa kanak-kanak dan kemungkinan munculnya penyakit jantung di usia dewasa. Para peneliti mencatat bahwa meskipun banyak penelitian telah dilakukan mengenai hubungan kesehatan gigi orang dewasa dengan penyakit kardiovaskular, dampak jangka panjang dari kesehatan mulut di masa kecil masih jarang dibahas.

Dalam analisis tersebut, peneliti membandingkan kejadian penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke dengan jumlah gigi berlubang serta gingivitis yang dialami pada masa kanak-kanak. Hasilnya menunjukkan bahwa kasus gigi berlubang yang parah memiliki hubungan erat dengan meningkatnya kemungkinan penyakit jantung pada kedua jenis kelamin. Selain itu, tingkat gingivitis yang tinggi juga terbukti dapat memprediksi peningkatan risiko penyakit jantung.

Implikasi Kesehatan Gigi terhadap Penyakit Jantung

Penelitian ini menemukan bahwa semakin serius masalah gigi yang dialami pada masa kecil, semakin tinggi pula angka gangguan jantung yang ditemukan di kemudian hari. Pada perempuan, gigi berlubang yang tergolong berat dikaitkan dengan peningkatan insiden penyakit kardiovaskular sebesar 45 persen, sementara pada laki-laki, risikonya meningkat sebesar 32 persen.

Para peneliti menyimpulkan bahwa kesehatan mulut yang buruk pada anak, terutama yang berkaitan dengan gigi berlubang dan gingivitis yang terus berlanjut atau semakin parah, memiliki hubungan yang jelas dengan meningkatnya risiko penyakit jantung dan stroke. Hubungan antara kesehatan mulut dan kesehatan jantung bersifat multifaktorial, di mana salah satu penjelasannya adalah adanya bakteri yang masuk ke aliran darah, infeksi pembuluh darah, serta peradangan sistemik kronis.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi adalah kebiasaan menjaga kebersihan diri yang umumnya mencerminkan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menanamkan kebiasaan merawat gigi sejak dini pada anak-anak mereka. Namun, bagi orang dewasa, belum terlambat untuk mulai lebih serius dalam menjaga kesehatan mulut demi mengurangi risiko penyakit jantung.

Mengacu pada informasi dari Cleveland Clinic dan American Dental Association, berikut adalah beberapa langkah sederhana yang dapat diambil: menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, menyikat lidah secara teratur, menggunakan obat kumur antibakteri setiap hari, mengatur pola makan sehat dengan membatasi konsumsi minuman dan camilan manis, serta menghindari merokok dan produk tembakau lainnya. Selain itu, kunjungan rutin ke dokter gigi juga penting untuk pencegahan dan pengobatan penyakit mulut.

Secara keseluruhan, mencegah gigi berlubang bukan hanya untuk menjaga kesehatan mulut, tetapi juga dapat melindungi kesehatan jantung dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk mulai memperhatikan kesehatan gigi dan mulut sejak sekarang.