SAMARINDA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengungkapkan kesiapan timnya untuk menghadapi rival berat, Persib Bandung, dalam laga pekan ke-32 BRI Super League yang akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada hari Minggu (10/5/2026). Dalam konferensi pers yang diadakan di stadion tersebut pada hari Sabtu (9/5/2026), Mauricio menyatakan bahwa setiap pertemuan antara Persija dan Persib selalu memiliki atmosfer yang unik karena rivalitas yang telah terjalin lama di antara kedua tim.
“Ini adalah pertandingan klasik dan semua orang tahu rivalitas yang ada di sana. Harapan saya pertandingan berjalan aman, semua pemain bisa saling menghormati, sehingga kita bisa membuat pertandingan besar dari dua tim besar,” ungkap Mauricio.
Persija Hadapi Tantangan Bermain di Luar Kandang
Persija datang ke Samarinda dengan membawa 23 pemain, terdiri dari 20 pemain utama dan tiga penjaga gawang. Meskipun berstatus sebagai tuan rumah, tim Macan Kemayoran harus menjalani pertandingan di luar Jakarta. Mauricio mengakui bahwa situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi skuadnya.
“Kami sudah membicarakan soal itu. Kami sedih karena tidak bisa bermain di rumah sendiri. Tapi kami berterima kasih kepada Borneo FC dan masyarakat Samarinda yang sudah menerima kami dengan baik,” jelasnya.
Menurut Mauricio, perjalanan menuju Samarinda bukanlah masalah besar bagi timnya, karena para pemain sudah terbiasa melakukan perjalanan udara untuk pertandingan. “Bagi kami itu normal. Rata-rata kami juga sering melakukan perjalanan jauh, jadi pemain sudah terbiasa dengan situasi seperti ini,” tambahnya.
Motivasi Tinggi Menyambut Laga Besar
Dia memastikan bahwa Persija datang dengan motivasi yang tinggi untuk menghadapi Persib Bandung. “Kami siap untuk pertandingan besar besok dan percaya diri menghadapi laga ini,” tegasnya.
Kapten tim dan bek Persija, Rizky Ridho, juga menegaskan bahwa seluruh pemain dalam kondisi siap untuk bertanding melawan Persib. “Persiapan untuk pertandingan besok, kami sudah melakukan persiapan dengan baik dan semuanya sangat siap. Kami berharap bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik dan bekerja mati-matian untuk pertandingan besok,” kata Ridho.
Ridho menambahkan bahwa pengalaman bermain di kandang dengan menggunakan pesawat adalah hal baru baginya. “Selama saya bermain di kandang, saya tidak pernah naik pesawat. Tapi kali ini kami bermain di kandang dengan harus naik pesawat, dan itu bukan alasan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari Jakmania yang datang langsung ke Samarinda untuk memberikan semangat kepada tim. “Saya sangat berterima kasih karena Jakmania selalu ada di mana pun kami bermain. Tentunya kehadiran mereka menambah motivasi kami,” tuturnya.
Ridho berharap dukungan suporter dapat dibalas dengan hasil maksimal saat menghadapi Persib Bandung. “Kami sangat senang mendapatkan tenaga tambahan untuk pertandingan besok dan kami harus membalas itu dengan kemenangan,” pungkas Ridho.