Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di sektor barang konsumsi, Enesis Group berupaya untuk mempercepat pengembangan talenta, digitalisasi proses kerja, serta memperkuat budaya organisasi. Langkah-langkah ini dianggap krusial untuk menjaga produktivitas dan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi.
Kebutuhan akan sumber daya manusia yang berkualitas semakin mendesak seiring dengan transformasi industri yang berlangsung cepat. Perusahaan dituntut tidak hanya untuk menghasilkan produk yang kompetitif, tetapi juga untuk membangun organisasi yang mampu berinovasi dan beradaptasi secara berkelanjutan.
Transformasi Organisasi sebagai Strategi Bisnis
Enesis Group telah menjadikan transformasi organisasi sebagai bagian integral dari strategi bisnis jangka panjangnya. Perusahaan ini melaksanakan berbagai program untuk meningkatkan kompetensi karyawan, mendigitalisasi proses kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adaptif. Transformasi ini diimplementasikan melalui penerapan budaya kerja yang dikenal dengan ACTIVE Culture, yang mencakup Agility, Creative & Innovative, Teamwork, Integrity, Visionary, dan Excellence. Budaya kerja ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk mendorong kolaborasi, inovasi, dan peningkatan kinerja.
Selain memperkuat budaya kerja, Enesis juga memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas proses bisnis. Berbagai program pengembangan kompetensi terus dilaksanakan untuk mempersiapkan talenta yang mampu memenuhi tuntutan industri yang terus berubah.
Peningkatan Kualitas Pengalaman Kerja Karyawan
RM Ardiantara, Kepala Human Resources, Services and Public Relation Enesis Group, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengalaman kerja karyawan serta memperkuat pengembangan talenta. Dengan mengintegrasikan Budaya ACTIVE, perusahaan berusaha memberikan pengalaman kerja yang baik dan berkelanjutan bagi karyawan. “Kami terus melakukan perbaikan-perbaikan untuk pengembangan karyawan sehingga kami dapat memastikan seluruh karyawan kami adalah high caliber talent, serta dapat memastikan seluruh produk yang kami hasilkan dan kami distribusikan untuk masyarakat Indonesia adalah produk-produk bermanfaat bagi kesehatan masyarakat,” ungkap Ardiantara.
Menurutnya, investasi pada sumber daya manusia merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas produk serta mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan dalam jangka panjang. Transformasi organisasi yang dilakukan oleh Enesis mendapatkan pengakuan di tingkat regional. Dalam ajang HR Asia Awards 2026, perusahaan ini berhasil meraih lima penghargaan sekaligus, termasuk HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 dan HR Asia People Transformation Awards 2026.
Penghargaan tersebut mencerminkan penilaian terhadap berbagai aspek yang diterapkan perusahaan, mulai dari pengembangan talenta, transformasi organisasi, pemanfaatan teknologi, keberlanjutan lingkungan kerja, hingga penerapan prinsip keberagaman dan inklusi. Bambang Wirjawan Soendoro, CEO Enesis Group, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas proses transformasi yang telah dilakukan perusahaan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. “Semoga ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan lingkungan kerja yang membuat setiap orang bisa bertumbuh dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Bambang menambahkan bahwa pengembangan talenta, budaya kerja, dan digitalisasi akan tetap menjadi fokus perusahaan seiring dengan meningkatnya kebutuhan organisasi untuk bergerak lebih cepat dan adaptif dalam menghadapi perubahan industri.