Kekalahan menyakitkan menghampiri gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, setelah timnya takluk 1-2 dari Persib Bandung dalam pertandingan bertajuk El Clasico yang digelar pada Minggu (10/5/2026) sore di Stadion Segiri, Samarinda. Meskipun secara statistik Persija mendominasi permainan, hasil akhir tidak berpihak pada mereka sebagai tuan rumah.
Persija Jakarta sempat memberikan harapan ketika Alaaeddine Ajaraie mencetak gol pada menit ke-20. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena Persib Bandung berhasil membalikkan keadaan dengan dua gol dari Adam Alis pada menit ke-27 dan 38.
Frustrasi di Laga El Clasico
Fabio Calonego menjadi salah satu pemain yang paling vokal dalam menyuarakan rasa frustrasinya. Ia merasa bahwa timnya memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan Maung Bandung. Memasuki babak kedua, Persija terus melancarkan serangan untuk menembus pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama.
Setelah pertandingan, Fabio mengungkapkan pandangannya mengenai jalannya laga. Ia sependapat dengan pelatih Mauricio Souza yang menilai timnya menguasai sirkulasi bola dengan baik. "Dari dalam lapangan saya memiliki pandangan yang sama (dengan pelatih), bahwa kami bermain lebih baik. Namun, itulah sepak bola. Dalam sepak bola, tim yang lebih baik tidak selalu menang," ujarnya.
Pelajaran Berharga untuk Tim
Bagi Calonego, kekalahan ini menjadi pelajaran penting mengenai efisiensi dalam memanfaatkan peluang. Banyak kesempatan berharga yang terbuang tanpa menghasilkan gol tambahan. "Sekali lagi kami menciptakan banyak peluang, namun kami tidak efektif dalam mencetak gol dan hal itulah yang akhirnya berujung pada kekalahan. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sekarang saatnya tetap mengangkat kepala, bekerja keras, dan melanjutkan perjuangan di kompetisi ini," tambah gelandang berusia 28 tahun tersebut.
Dengan kekalahan dari Persib Bandung, Fabio Calonego dan rekan-rekannya dituntut untuk segera bangkit dan fokus pada sisa pertandingan di Super League musim 2025/2026. Meskipun kehilangan poin, Persija Jakarta harus tetap menjaga mentalitas positif dalam dua laga terakhir musim ini.