BREAKING Rabu, 27 Mei 2026 01:06 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Rabu, 20 Mei 2026 10:21 WIB

Gembul, Sapi Menawan dari Boyolali yang Mencuri Perhatian Warganet

20 Mei 2026, 10:21 WIB 9x dibaca 3 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
T
Taufik Pranata 9x dibaca · 3 menit baca
Gembul, Sapi Menawan dari Boyolali yang Mencuri Perhatian Warganet
regional.kompas.com

BOYOLALI - Sebuah video yang diunggah di akun Instagram @indo_psikologi memperlihatkan seekor sapi yang menarik perhatian banyak orang. Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, terlihat tiga ekor sapi berwarna hitam dan putih di dalam kandang, namun satu sapi di tengah tampak lebih menonjol dibandingkan yang lainnya. Sapi ini memiliki mata besar dengan bulu mata lentik, serta moncong berwarna pink yang membuatnya terlihat cantik.

Julukan Kembang Kandang

Penampilan menawan sapi ini membuatnya mendapatkan julukan dari warganet sebagai "kembang kandang". Salah satu komentar dari pengguna Instagram menyebutkan bahwa sapi tersebut mirip dengan orang bule. “Ada bule bulenya,” tulis akun @sweet_orange85. Komentar lain juga menyatakan bahwa sapi ini sangat cantik dan menarik perhatian. “Ya ampun sapinya cantik banget, spill rumputnya dong kang ngarit,” ungkap akun @ilhamzuhhri. Beberapa pengguna bahkan berharap sapi ini tidak dijadikan hewan kurban saat Idul Adha. “Pleaseee jangan disembelih dulu, minimal harus jadi bintang iklan (merk susu) dulu nggak sih? Kasihan soalnya,” tulis akun @nenden.k.

Asal Usul Video Viral

Setelah ditelusuri lebih lanjut, video ini pertama kali muncul di akun TikTok @Blantikmuda.com. Istilah "kembang kandang" juga berasal dari komentar di akun tersebut. “Pasti kembang kandang,” tulis akun @lulukhardiyanti yang mendapat banyak like di TikTok. Pemilik akun, Andi Riyanto, seorang pemuda berusia 20 tahun dari Dukuh Kadirejo, Desa Sumur, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, adalah pemilik sapi yang dikenal sebagai kembang kandang. Andi menamai sapi ini Gembul, yang berarti lucu dan menarik. Gembul merupakan anak sapi perah dari jenis Friesian Holstein dan Simmental.

“Gembul peranakan sapi perah jenis FH jantan,” ujar Andi saat diwawancarai. Gembul masih berusia satu bulan, dan di Boyolali, anak sapi biasa disebut pedet. “Memang sapi Simmental moncong umur 1 bulanan nampak seperti sapi lucu atau sapi ganteng,” tambahnya. Andi merasa senang karena videonya telah ditonton sebanyak 3,9 juta kali di TikTok. “Sangat senang videonya viral,” ungkapnya.

Namun, Gembul kini sudah tidak bersama Andi lagi karena telah dijual. Andi membeli Gembul seharga Rp 7 juta dari seorang petani dan menjualnya dengan harga Rp 8,5 juta. “Sudah terjual (Gembul), ambil dari petani Rp 7 juta terjual Rp 8,5 juta,” jelasnya. Selama merawat Gembul, Andi memberikan perhatian penuh, sehingga beratnya mencapai 50 kilogram. “Perawatan sapi umur 1 bulanan yang penting telaten, teliti, ulet. Berat badannya perkiraan 50 kilogram,” tambah Andi.

Andi telah terjun dalam usaha sapi perah sejak usia 15 tahun dan mengelola bisnis bernama Pedet Suson Express Boyolali. “Lumayan cukup banyak sapinya, FH dan Simmental moncong, harganya mulai Rp 4 juta sampai Rp 7,5 jutaan,” jelasnya. Setiap hari, Andi juga mendistribusikan susu hasil perahannya ke Koperasi Unit Desa setempat. “Usaha ini turun temurun, bagi saya sebagai peternak sapi perah cukup menantang. Setiap pagi dan sore kirim susu perah ke KUD,” tutupnya.