Dalam perkembangan terbaru di Liga Italia, Gianluigi Buffon telah menolak tawaran dari Paolo Maldini untuk kembali terlibat dalam struktur Timnas Italia. Penolakan ini terjadi bersamaan dengan keputusan Pep Guardiola yang juga menolak posisi pelatih kepala Azzurri, sementara Andrea Pirlo kini menjadi salah satu kandidat utama untuk jabatan tersebut.
Menurut laporan dari Gazzetta dello Sport, Paolo Maldini, yang menjabat sebagai direktur teknik FIGC, sebenarnya memiliki rencana untuk memberikan peran yang berbeda bagi Buffon, terpisah dari posisi pelatih kepala. Dia menawarkan Buffon kesempatan untuk berperan lebih aktif dalam Club Italia, lembaga yang bertanggung jawab atas pengawasan Timnas Italia di berbagai level dan kelompok usia.
Karier dan Pengunduran Diri Buffon
Buffon sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala delegasi Timnas Italia, namun ia mengundurkan diri bersamaan dengan Gennaro Gattuso dan mantan Presiden FIGC, Gabriele Gravina, setelah kekalahan di final play-off Piala Dunia melawan Bosnia. Maldini sangat ingin menarik sosok berpengalaman seperti Buffon, mengingat prestasinya sebagai pemain dengan caps terbanyak dalam sejarah Italia dan keberhasilannya meraih gelar juara Piala Dunia.
Fokus pada Keluarga
Namun, menurut Gazzetta dello Sport, Buffon merasa bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat baginya untuk kembali ke dunia sepak bola. Setelah pensiun pada tahun 2023, Buffon telah menjalani karier profesionalnya sejak 1995 dan mengambil peran pertamanya di Timnas Italia pada tahun yang sama. Ia diperkirakan akan menghabiskan waktu bersama keluarganya sambil mempertimbangkan peluang karir di bidang manajemen atau kepengurusan klub di masa depan.