BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 10:40 WIB
Home / Olahraga / Detail
Olahraga Sabtu, 15 Agt 2026 09:43 WIB

Brian Madjo Dapat Pujian dari Tyrone Mings Usai Gol Perdana di Debutnya

15 Agt 2026, 09:43 WIB 4x dibaca 4 menit baca ligaolahraga.com ligaolahraga.com
B
Bima Mandala Sakti 4x dibaca · 4 menit baca
Brian Madjo tunjukkan mental kuat pada debut kompetitif bersama Aston Villa. (Foto: Emilian Baldow/Icon Sport via Getty Images)
Brian Madjo tunjukkan mental kuat pada debut kompetitif bersama Aston Villa. (Foto: Emilian Baldow/Icon Sport via Getty Images)

Dalam ajang Liga Inggris, Brian Madjo menunjukkan mental yang kuat di usia 17 tahun dengan mencetak gol pada debut kompetitifnya bersama Aston Villa. Penyerang yang baru bergabung dari Metz ini sempat membuang beberapa peluang, namun akhirnya berhasil menjebol gawang Paris Saint-Germain dalam Piala Super Eropa, mengakhiri penantian panjangnya untuk tampil dalam pertandingan resmi.

Madjo direkrut oleh Aston Villa pada Januari lalu, tetapi harus menunggu selama delapan bulan untuk bisa bermain akibat pendaftarannya yang sempat diblokir oleh FIFA. Setelah Aston Villa mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), keputusan yang menguntungkan pun didapat, sehingga ia bisa didaftarkan kembali.

Debut yang Dinantikan

Sebelum pertandingan melawan Paris Saint-Germain, Brian Madjo telah mencetak empat gol dalam enam laga pramusim. Manajer Unai Emery mempercayakan Madjo sebagai ujung tombak menghadapi duet bek tengah PSG, Marquinhos dan Pacho, sebuah tantangan besar bagi pemain muda tersebut.

Meski memiliki peluang untuk mencetak gol lebih awal, Madjo gagal memanfaatkan kesempatan yang ada. Namun, ia tidak kehilangan keberanian dan berhasil mencetak gol menjelang akhir babak pertama setelah memenangkan duel fisik di tiang jauh, menyelesaikan peluang yang dianggap sebagai kesempatan tersulitnya di laga tersebut.

Pujian dari Rekan Setim

Tyrone Mings, bek Aston Villa, menilai gol tersebut adalah hadiah yang layak untuk Brian Madjo. Mings mengungkapkan bahwa kemampuan Madjo untuk terus mencari peluang setelah beberapa kali gagal menunjukkan karakter kuat yang dimilikinya. "Dia anak yang baik, pemain yang hebat. Dia jelas harus sangat sabar sampai akhirnya bisa bermain. Menurut saya, itu menunjukkan banyak hal tentang karakternya. Dia masih sangat muda dan sangat kuat. Secara mental, dia jelas mampu menghadapi kemunduran," kata Mings.

Mings juga menambahkan bahwa Madjo mencetak gol dari peluang yang paling sulit setelah melewatkan beberapa kesempatan. Reaksi positif dari rekan-rekannya saat gol tercipta menunjukkan dukungan besar mereka terhadap pemain muda tersebut. "Dia melewatkan beberapa peluang dan justru mencetak gol dari yang mungkin paling sulit. Namun, dia pemain yang luar biasa. Anda bisa melihat reaksi semua orang ketika dia mencetak gol. Itu menunjukkan betapa pantasnya dia mendapatkan momen tersebut," ujar Mings.

Lebih lanjut, Mings mengungkapkan bahwa Madjo telah berlatih bersama skuad utama Aston Villa dalam waktu yang lama. Hal ini membuatnya siap saat kesempatan bermain akhirnya datang. "Dia sudah berlatih bersama kami dalam waktu yang lama. Jadi ketika akhirnya mendapat kesempatan bermain, dia sudah siap. Dia memahami sistem kami dan tahu bagaimana melakukan tekanan," tutur Mings.

Mings juga mencatat bahwa Madjo mungkin banyak belajar dari permainan Ollie Watkins untuk memahami tuntutan sebagai penyerang di Aston Villa. Ia sempat berbicara dengan Madjo tentang pengalaman yang akan dihadapinya sebelum pertandingan melawan juara Eropa tersebut. Mings menyadari bahwa Madjo merasa gugup, namun hal itu dianggap wajar mengingat usianya yang masih muda dan pentingnya pertandingan tersebut.

"Dia bilang dia gugup, tentu saja. Dia baru 17 tahun dan ini pertandingan besar. Tetapi saya mengatakan kepadanya bahwa sebagai penyerang, Anda mendapatkan kesempatan luar biasa untuk memiliki satu momen bagus dan itu bisa mengubah segalanya," ujar Mings.

Gol yang dicetak Madjo diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjangnya bersama Aston Villa. Mings percaya bahwa pemain muda tersebut memiliki potensi besar dan berharap kepercayaan diri yang didapat setelah mencetak gol dapat membantunya berkontribusi lebih besar sepanjang musim. "Dia anak yang sangat rendah hati. Saya pikir semua orang mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap dia bisa memberikan kontribusi besar bagi kami di lapangan," tegas Mings.

Dalam sebuah candaan, Mings juga ditanya mengenai pengalaman bertanding melawan Madjo. Ia mengakui bahwa belum pernah berduel keras dengan Madjo, tetapi menilai ukuran tubuh dan kekuatannya membuat Madjo menjadi lawan yang sulit. "Dia orang yang sulit untuk dijaga. Saya pikir berat badannya sekitar 100 kilogram. Dia anak yang sangat besar! Dia memiliki potensi yang sangat tinggi dan sangat sulit dimainkan," kata Mings.

Bagi Brian Madjo, gol tersebut menjadi penanda setelah penantian panjang akibat masalah pendaftaran dan sekaligus membuktikan bahwa ia mampu menghadapi tekanan dalam pertandingan besar. Aston Villa kini berharap agar penyerang muda ini dapat terus mempertahankan perkembangan positif dan perlahan menjadi bagian penting dari lini depan mereka.