Olahraga

Google Translate Luncurkan Fitur Latihan Pelafalan Berbasis AI

Google telah memperkenalkan fitur baru di Google Translate yang memungkinkan pengguna berlatih pelafalan bahasa asing dengan bantuan kecerdasan buatan, bertepatan dengan perayaan 20 tahun layanan ters...

A
Admin Fakta Lurus
03 May 2026 7 pembaca
Google Translate Luncurkan Fitur Latihan Pelafalan Berbasis AI
Sumber gambar: tekno.kompas.com

KOMPAS.com - Google telah menambahkan fitur baru berupa latihan pelafalan yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) di Google Translate. Peluncuran fitur ini bertepatan dengan perayaan dua dekade layanan terjemahan yang telah ada. Dengan fitur ini, pengguna tidak hanya dapat menerjemahkan teks, tetapi juga berlatih berbicara dalam bahasa asing sambil menerima umpan balik secara langsung.

Saat menggunakan fitur ini, sistem AI di Google Translate akan meminta pengguna untuk mengulang beberapa kata. Proses ini merupakan bagian dari latihan pelafalan yang dirancang untuk menguji kemampuan berbicara pengguna. AI kemudian akan menganalisis ucapan tersebut, memberikan penilaian serta skor pelafalan, dan menawarkan saran perbaikan terkait aspek bunyi, penekanan kata, atau artikulasi. Fitur ini memiliki kemiripan dengan aplikasi pembelajaran bahasa yang populer, seperti Duo Lingo.

Fitur Tambahan di Google Translate

Fitur latihan pelafalan ini melengkapi berbagai fitur lain yang ada di Google Translate, seperti "ask" dan "understand", yang bertujuan untuk membantu pengguna memahami konteks bahasa dengan lebih baik. Fitur baru ini resmi diluncurkan pada Selasa (28/4/2026) dan saat ini tersedia di dua negara, yaitu Amerika Serikat dan India, dengan dukungan bahasa Inggris, Spanyol, dan Hindi. Google mungkin akan menambah dukungan untuk bahasa lainnya di masa mendatang, mengingat banyaknya bahasa yang ada di Google Translate.

Lebih dari 1 miliar pengguna memanfaatkan layanan Translate, yang kini mendukung hampir 250 bahasa dan mencakup 95 persen populasi dunia. Layanan ini juga diklaim telah memproses triliunan kata terjemahan setiap bulannya di berbagai produk Google, termasuk Search, Lens, dan Circle to Search.

Penggunaan dalam Kehidupan Sehari-hari

Google juga menyoroti bagaimana layanan Translate digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari. Alat penerjemah ini banyak dimanfaatkan untuk keperluan praktis, mulai dari membaca berita dalam bahasa asing hingga membantu komunikasi saat bepergian ke luar negeri. Baru-baru ini, Google merilis pembaruan pada layanan terjemahan ini, di mana pengguna kini memiliki opsi terjemahan berbasis kecerdasan buatan (AI) Gemini, yang diklaim mampu memberikan hasil terjemahan yang lebih akurat dan sesuai konteks.

Pengguna juga kini dapat menerjemahkan teks dan suara secara offline tanpa memerlukan koneksi internet, dengan cara mengunduh paket bahasa yang tersedia di dalam aplikasi. Selain itu, integrasi Google Translate dengan Google Lens memudahkan pengguna dalam menerjemahkan teks langsung dari kamera tanpa harus membuka aplikasi.

Google terus mengembangkan fitur berbasis AI lainnya, seperti Live Translate, yang memungkinkan percakapan diterjemahkan secara langsung menggunakan headphone dan model Google Gemini. Fitur ini telah tersedia di perangkat iOS dan akan diperluas ke lebih banyak negara untuk pengguna Android dan iOS.

Dalam hal bahasa yang paling banyak diterjemahkan, Google mencatat bahwa kombinasi bahasa Inggris ke Spanyol adalah yang paling sering digunakan. Selain itu, kombinasi Inggris ke Indonesia, Portugis, Arab, dan Turki juga cukup populer. Frasa yang paling sering diterjemahkan umumnya berkaitan dengan ucapan terima kasih, hubungan, dan cinta.

Artikel Terkait