PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengonfirmasi bahwa mereka menghormati setiap keputusan yang diambil oleh manajemen PT Tokopedia menyangkut rencana penyesuaian organisasi. Corporate Secretary GoTo, R A Koesoemohadiani, menjelaskan bahwa dampak dari langkah tersebut terhadap aspek keuangan dan non-keuangan GoTo diperkirakan akan terbatas.
Dampak Terhadap Keuangan GoTo
R A Koesoemohadiani menyatakan, "Mengingat pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99 persen, perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia." Ia menambahkan bahwa saat ini GoTo mencatatkan investasinya di Tokopedia dengan menggunakan metode ekuitas sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228 mengenai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kemungkinan dampak keuangan terhadap GoTo hanya akan terbatas pada akun bagian laba/rugi bersih pada entitas asosiasi dan ventura bersama. "Namun demikian, sehubungan dengan hal yang telah dijabarkan di atas, khususnya terkait dengan berita mengenai rencana penyesuaian organisasi oleh PT Tokopedia, berdasarkan estimasi perseroan tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia," ungkapnya.
Aspek Non-Keuangan dan Rencana Ke Depan
R A Koesoemohadiani juga memastikan bahwa tidak akan ada dampak terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima perseroan dari Tokopedia. "Terkait dengan aspek non-keuangan, perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut," tambahnya.
Karena dampak terhadap GoTo diperkirakan akan terbatas, ia menyatakan bahwa perusahaan tidak berencana mengambil langkah-langkah khusus. "Sampai dengan tanggal surat ini, GoTo tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia," jelasnya.
Di sisi lain, terdapat kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa TikTok melalui entitas usahanya di Indonesia, yaitu PT Tokopedia, berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga 90 persen karyawannya. Namun, hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai kebenaran informasi tersebut. Saat ini, Tokopedia berada di bawah kendali TikTok Pte Ltd setelah GoTo mendivestasi mayoritas sahamnya pada awal 2024.