BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:08 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Jumat, 31 Jul 2026 16:56 WIB

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjalani Prosedur 'Breast Lifting'

31 Jul 2026, 16:56 WIB 68x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
B
Bima Mandala Sakti 68x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/2HotBrazil)
Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/2HotBrazil)

Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak perempuan mengalami perubahan bentuk payudara setelah menyusui, yang sering kali membuat mereka mempertimbangkan prosedur breast lifting. Sebelum mengambil keputusan, penting untuk memahami sepenuhnya manfaat dan risiko dari tindakan ini serta berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan prosedur yang dipilih sesuai dengan kondisi fisik.

Dr. Beta Subakti Nata Atmadja, Sp.B.P.R.E., Subsp. E.L.(K), yang berpraktik di Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Surabaya, menjelaskan bahwa breast lifting atau Mastopeksi adalah prosedur yang bertujuan untuk mengangkat dan membentuk kembali payudara yang telah kendur, sehingga posisinya menjadi lebih tinggi dan proporsional di dada. Dr. Beta merupakan lulusan Universitas Airlangga dan telah menjalani pelatihan di Seoul National University-Bundang Hospital, Korea Selatan. Saat ini, ia aktif berbicara dalam berbagai kongres kedokteran di Korea Selatan.

Memahami Alasan Melakukan Breast Lifting

Menurut Dr. Beta, keputusan untuk menjalani breast lifting biasanya didasari oleh perubahan bentuk payudara yang dianggap mengganggu, seperti penampilan payudara yang lebih kendur, kehilangan bentuk, atau posisi puting yang turun. "Pada dasarnya, breast lifting bertujuan mengembalikan bentuk payudara agar tampak lebih proporsional tanpa mengubah ukurannya," ungkapnya. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat dan membentuk kembali jaringan payudara serta menyesuaikan posisi puting agar terlihat lebih seimbang. Teknik dan jenis sayatan yang digunakan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

Jika diperlukan, breast lifting dapat dikombinasikan dengan breast augmentation untuk menambah volume payudara, sesuai dengan hasil evaluasi dokter. Dr. Beta memiliki pengalaman luas dalam melakukan berbagai prosedur bedah plastik, termasuk breast augmentation dan breast reduction, serta prosedur bedah plastik canggih lainnya seperti blepharoplasty, abdominoplasty, dan face lift. Ia juga berpengalaman dalam melakukan operasi hidung atau rhinoplasty.

Waktu yang Tepat untuk Melakukan Prosedur

Dr. Beta juga menekankan pentingnya memilih waktu yang tepat untuk menjalani prosedur ini. Waktu yang ideal adalah setelah masa menyusui dan ketika bentuk payudara sudah stabil. "Hal ini penting agar dokter dapat mengevaluasi bentuk dan volume payudara secara lebih akurat. Jika masih berencana hamil dalam waktu dekat, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter karena kehamilan berikutnya dapat memengaruhi bentuk payudara," jelasnya.

Dengan memahami hal-hal penting tersebut, calon pasien disarankan untuk mempertimbangkan waktu yang tepat serta memilih dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika yang berpengalaman, serta rumah sakit dengan fasilitas yang memadai agar prosedur dapat dilakukan dengan aman sesuai kebutuhan. Aesthetic Center Mayapada Hospital menawarkan layanan komprehensif, mulai dari konsultasi, tindakan, hingga perawatan pascaoperasi, dengan dukungan fasilitas bedah modern dan standar pelayanan internasional yang berfokus pada keselamatan dan kenyamanan pasien.

Selain breast lifting, Aesthetic Center Mayapada Hospital juga menyediakan berbagai prosedur bedah plastik estetika lainnya, seperti Mommy Makeover, tummy tuck, breast augmentation, Rib Cartilage Rhinoplasty, Blepharoplasty, dan Buccal Fat Removal, yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien. Untuk menjadwalkan konsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetika di Aesthetic Center Mayapada Hospital, dapat dilakukan melalui Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau aplikasi MyCare. Informasi lebih lanjut mengenai layanan di Mayapada Hospital dapat ditemukan dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare, yang juga dilengkapi dengan fitur Personal Health yang terhubung dengan Google Fit dan Health Access untuk memantau detak jantung, kalori, langkah, dan Body Mass Index (BMI).