BREAKING Senin, 15 Jun 2026 16:49 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Senin, 15 Jun 2026 10:09 WIB

Investasi Uni Emirat Arab Diharapkan Perkuat Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Indonesia

15 Jun 2026, 10:09 WIB 5x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
G
Galih Lingga Pradipta 5x dibaca · 2 menit baca
Investasi Uni Emirat Arab Diharapkan Perkuat Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Indonesia
Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Pemerintah Indonesia menargetkan peningkatan investasi dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk mendukung ketahanan pangan, memperkuat rantai pasok nasional, serta pengembangan infrastruktur. Inisiatif ini diambil dalam rangka mendorong investasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa UEA merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah, dengan hubungan ekonomi yang terus berkembang. “Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku usaha global seperti Louis Dreyfus Company untuk memperluas kerja sama ekonomi di Indonesia. Kami mendorong peningkatan investasi yang mendukung hilirisasi, ketahanan pangan, dan penguatan rantai pasok nasional,” ujarnya pada Ahad (15/6/2026).

Kerja Sama Ekonomi yang Menguntungkan

Airlangga menambahkan bahwa implementasi Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-UAE CEPA) diharapkan dapat memperkuat arus perdagangan dan investasi antara kedua negara. Pemerintah juga memberikan dukungan terhadap pengembangan kegiatan usaha perusahaan-perusahaan asal UEA yang telah beroperasi di Indonesia, termasuk Louis Dreyfus Company yang telah berinvestasi selama 25 tahun.

Dalam pertemuan bilateral, UEA mengungkapkan beberapa komitmen investasi baru, salah satunya berasal dari Abu Dhabi Export (ADEX) yang akan fokus pada sektor ketahanan pangan. Komitmen ini mencerminkan kepercayaan investor UEA terhadap prospek sektor pangan dan agribisnis di Indonesia, serta memperkuat kemitraan ekonomi antara kedua negara.

Peluang di Sektor Infrastruktur

Selain sektor pangan, investasi juga akan diarahkan ke sektor infrastruktur. Abu Dhabi Ports (ADP) menyatakan kesediaannya untuk mendukung pengembangan bandar udara di Bali melalui pelaksanaan studi kelayakan. Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra utama UEA di Asia Tenggara dan memiliki potensi besar untuk memperluas kerja sama ekonomi. “UEA melihat Indonesia sebagai mitra penting di Kawasan Asia Tenggara dan terbuka untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor ekonomi,” kata Abdulla.

Pemerintah Indonesia dan UEA sepakat untuk menjaga komunikasi yang intensif guna memastikan berbagai komitmen investasi dapat direalisasikan. Kedua negara juga berupaya mempercepat implementasi proyek-proyek prioritas yang dianggap mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.