Regional

Investigasi Temuan Harimau Mati di Mukomuko, Bengkulu

Polres Mukomuko bersama BKSDA tengah menyelidiki penemuan seekor harimau yang telah mati di Desa Bukit Makmur, Mukomuko, Bengkulu. Harimau jantan berusia dua tahun ini diperkirakan telah meninggal ena...

S
Shinta Islamadina
03 May 2026 5 pembaca
Investigasi Temuan Harimau Mati di Mukomuko, Bengkulu
Sumber gambar: regional.kompas.com

BENGKULU, KOMPAS.com - Penemuan seekor harimau mati di SP 4, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, pada Kamis (30/4/2026) sedang diselidiki oleh Polres Mukomuko dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, menyatakan bahwa berdasarkan hasil identifikasi, harimau tersebut diperkirakan telah mati enam hari sebelum penemuan. Harimau yang ditemukan adalah berjenis kelamin jantan dengan usia sekitar dua tahun.

Pemeriksaan dan Otopsi Harimau

Riky menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada luka fisik pada tubuh harimau. "Tim turun melakukan penyelidikan dan penyidikan bersama BKSDA dan dokter. Fakta-fakta bangkai utuh, lengkap, tidak rusak, tidak ada bagian tubuh yang hilang. Jenis kelamin jantan umur 2 tahun," ungkap Riky saat ditemui di ruang kerjanya pada Sabtu (2/5/2026).

Setelah pemeriksaan awal, tim dokter melakukan otopsi terhadap bangkai harimau tersebut dan membawanya ke Camp Badak yang terletak di Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penemuan Sebelumnya di Lokasi yang Sama

Sebelumnya, pada hari yang sama, ditemukan juga dua ekor gajah mati di dalam wilayah konsesi PT. Bentara Agra Timber (BAT) yang berada di Kawasan Hutan Produksi (HP), Air Teramang, Kabupaten Mukomuko. Dua gajah tersebut terdiri dari satu induk dan satu anak gajah.

Temuan harimau ini dilaporkan oleh masyarakat kepada pihak BKSDA, dan kini penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab kematian hewan tersebut.

Artikel Terkait