UNGARAN - Pebalap Irfan Ardiansyah yang berasal dari Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam Kejuaraan Nasional Balap Motor Mandalika Racing Series yang diadakan dari Jumat hingga Minggu (24-26 Juli 2026). Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Irfan berhasil meraih posisi juara pertama di kelas Nasional Sport (NS) 250.
Irfan, yang membela tim Honda NWN TUS Ilegal Racing Team, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. "Terima kasih untuk seluruh crew, mekanik, dan tim yang telah mempersiapkan kendaraan dengan sangat baik hingga tidak ada kendala. Motor bisa melaju kencang dan stabil," ujarnya melalui sambungan telepon pada Senin (27 Juli 2026).
Kemenangan yang Diharapkan
Menurut Irfan, hasil balapan kali ini sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan. "Semua anggota tim telah bekerja keras, ini kemenangan semua anggota tim. Hasil balapan juga sangat bagus, kemenangan di seri ketiga ini terasa sempurna," tambahnya.
Pada balapan pertama NS 250 yang berlangsung pada Sabtu (25 Juli 2026), Irfan berhasil mengungguli Candra Hermawan dari Kalimantan Timur yang menggunakan Yamaha Yamalube SCM Grup Aditama NHK, serta Muhammad Fadhil Musyafi dari Papua Barat yang juga menggunakan Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS. Di hari berikutnya, Minggu (26 Juli 2026), Irfan kembali menunjukkan dominasi dalam balapan Superpole NS 250 dan race kedua kelas NS 250.
Prestasi Gemilang di Superpole dan Race Kedua
Pada balapan Superpole, Irfan menjadi pebalap tercepat dan berhak mendapatkan medali emas, mengalahkan Fahmi Basam dari DKI Jakarta yang menggunakan Yamaha LFN HP 969 RCB UMA SSS Koizumi Trastar Cargloss, serta Gerry Salim dari Jawa Timur yang membela Astra Motor Racing Team Kalimantan. Di race kedua NS 250, Irfan kembali menjadi yang pertama menyentuh garis finish, mengalahkan Candra Hermawan dan Fahmi Basam.
Pencapaian yang diraih Irfan kali ini melampaui hasil balapan yang diperolehnya di kelas yang sama pada seri kedua MRS 2026, di mana ia hanya berhasil meraih posisi kedua serta medali perak pada balapan Superpole. "Hasil yang saya raih ini menjadi salah satu yang terbaik di 2026," ungkapnya.