BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:10 WIB
Berita Terkini Selasa, 04 Agt 2026 20:39 WIB

Kaca KRL Bekasi-Kampung Bandan Retak, KAI Selidiki Dugaan Pelemparan Batu

04 Agt 2026, 20:39 WIB 62x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
H
Hana Salsabila Zaid 62x dibaca · 2 menit baca
KAI Commuter mulai mengoperasikan dua trainset baru CLI-125, dengan satu trainset terdiri dari 12 kereta (SF12). (Foto: Dok. PT KAI Commuter)
KAI Commuter mulai mengoperasikan dua trainset baru CLI-125, dengan satu trainset terdiri dari 12 kereta (SF12). (Foto: Dok. PT KAI Commuter)

Jakarta - Kaca pintu pada Commuter Line yang melayani rute Bekasi-Kampung Bandan dilaporkan mengalami keretakan. Insiden ini diduga terjadi akibat pelemparan batu, dan pihak KAI sedang menyelidiki lebih lanjut. Berdasarkan unggahan yang viral di media sosial, kaca pintu KRL nomor 5153B yang beroperasi melalui Manggarai mengalami keretakan pada Selasa (4/8).

Menurut informasi yang beredar, keretakan tersebut terdeteksi saat kereta berada di Stasiun Bekasi sekitar pukul 17.38 WIB. Masinis yang sedang mempersiapkan perpindahan kabin menemukan salah satu kaca pintu pada kereta ke delapan dalam keadaan retak. Petugas segera berkoordinasi dengan unit terkait untuk melakukan pemeriksaan demi memastikan keamanan rangkaian sebelum perjalanan dilanjutkan.

Penyisiran dan Perbaikan

Setelah insiden tersebut, petugas KAI melakukan penyisiran di sekitar jalur kereta. Commuter Line 5153B melanjutkan perjalanan kembali pada pukul 17.42 WIB. "Rangkaian selanjutnya dijadwalkan untuk menjalani perbaikan di Stasiun Manggarai. Dari hasil pemeriksaan awal, retaknya kaca pintu diduga disebabkan oleh benturan benda dari luar rangkaian. Namun, penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam proses penyelidikan oleh petugas," jelas Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.

Prioritas Keamanan dan Tindakan Tegas

Akibat insiden ini, perjalanan Commuter Line 5153B mengalami penyesuaian waktu sekitar delapan menit. KAI menegaskan akan menindaklanjuti temuan di lapangan. "Keselamatan dan keamanan perjalanan pengguna selalu menjadi prioritas utama KAI Commuter. Setiap laporan mengenai kondisi sarana akan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur untuk memastikan perjalanan tetap aman dan andal," tambah Leza.

KAI juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan perjalanan kereta, termasuk melempar benda ke arah rangkaian kereta. Tindakan tersebut dapat membahayakan keselamatan pengguna, petugas, serta operasional perjalanan kereta api. "Jika hasil pemeriksaan lanjutan atau bukti CCTV mengkonfirmasi adanya pelemparan batu, kami akan mengambil tindakan tegas, termasuk penegasan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta serta pengguna," imbuhnya.