BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:08 WIB
Berita Terkini Minggu, 05 Jul 2026 02:43 WIB

--- Kakek di Kalimantan Tengah Aniaya Cucu Kecilnya Karena Masalah Buang Air Sembarangan ---

05 Jul 2026, 02:43 WIB 95x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
Z
Zahra Asma Nabila 95x dibaca · 2 menit baca
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
---TITLEEXCERPT--- Seorang kakek di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terpaksa berurusan dengan hukum setelah menganiaya cucunya yang berusia 4 tahun. Kekerasan ini dipicu oleh perilaku anak yang dianggap sering buang air sembarangan. ---CONTENT---

Di Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, seorang kakek berusia lanjut melakukan tindakan kekerasan terhadap cucunya yang masih berusia 4 tahun. Penganiayaan ini terjadi karena kakek merasa kesal dengan kebiasaan cucunya yang sering buang air sembarangan.

Penahanan Pelaku dan Latar Belakang Kasus

Menurut informasi yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kapuas, AKP Danny Arrizal Saputra, cucu tersebut dititipkan oleh ibunya kepada kakeknya sejak Januari 2026. Selama masa tinggalnya, orang tua korban tidak memberikan dukungan finansial untuk kebutuhan anak tersebut. "Saat ini pelaku sudah kita tahan. Korban mulai tinggal bersama terlapor sejak Januari 2026. Rencananya hanya dua bulan, tetapi hingga Juni belum dijemput kembali. Selama itu pula biaya kebutuhan hidup korban disebut tidak pernah dikirimkan," ungkap Danny pada Sabtu (4/7).

Faktor Penyebab Kekerasan

Hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa tekanan ekonomi menjadi salah satu penyebab utama kemarahan kakek. Diketahui bahwa kakek bekerja sebagai buruh panen dan harus menanggung biaya hidup untuk istri serta dua anaknya. "Tak hanya itu, perilaku korban yang kerap buang air kecil maupun buang air besar sembarangan juga disebut sering memancing kemarahan pelaku," jelasnya.

Setiap kali cucunya dianggap melakukan kesalahan, kakek tersebut diduga melampiaskan kemarahannya dengan melakukan berbagai bentuk kekerasan fisik. Bentuk-bentuk kekerasan yang dilaporkan termasuk mencubit, memukul dengan selang air dan sapu bergagang besi, menarik alat kelamin korban, serta menyundutkan rokok ke tubuh cucunya.