Jakarta - Jenderal Listyo Sigit Prabowo, selaku Kapolri, bersama dengan Juliati Sigit Prabowo, Ketua Umum Bhayangkari, melakukan kunjungan ke Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta. Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi yang kuat antara Polri dan Bhayangkari dalam memberikan dukungan kepada pelaku UMKM. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada malam hari, Jumat (24/7/2026).
Selama peninjauan, Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari menjelajahi area bazar dan mengamati berbagai produk unggulan yang dipamerkan oleh para peserta. Kehadiran mereka berdua menunjukkan sinergi yang erat antara Polri dan Bhayangkari dalam menciptakan ruang yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan mengembangkan produk mereka.
Dukungan Terhadap Pertumbuhan UMKM
Kapolri mengungkapkan bahwa penyelenggaraan bazar ini bukan hanya merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap pertumbuhan sektor UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat. "Bazar ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan Bhayangkari memiliki semangat yang sama dalam mendukung penguatan UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus mendorong para pelaku usaha agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing," jelas Kapolri.
Harapan untuk Dampak Berkelanjutan
Di sisi lain, Ketua Umum Bhayangkari menyatakan harapannya agar Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dapat memberikan dampak yang nyata dan berkelanjutan bagi para pelaku usaha serta masyarakat secara umum. "Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka peluang usaha baru, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri," ungkap Ketua Umum Bhayangkari.
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Juli 2026 dalam rangka merayakan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74. Mengusung tema 'Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya', acara ini melibatkan 374 peserta dengan total 727 stan, yang terdiri dari 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama.
Beragam produk yang ditampilkan dalam bazar mencakup batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, serta berbagai kuliner dan minuman khas Nusantara. Keragaman ini menunjukkan potensi besar dari ekonomi kreatif dan produk lokal yang ada di berbagai daerah di Indonesia.
Selain pameran produk, rangkaian acara juga diisi dengan enam sesi diskusi yang membahas pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk promosi, legalitas usaha, hak kekayaan intelektual, serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Nuansa budaya Nusantara juga ditampilkan melalui 29 pertunjukan seni, tari, musik, peragaan busana, serta parade wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari.
Dengan diadakannya Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Polri dan Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing.