BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 09:09 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Kamis, 16 Jul 2026 15:40 WIB

Karina aespa Bagikan Pengalaman Diet Ekstrem yang Turunkan Berat Badan 4 Kg dalam Sehari

16 Jul 2026, 15:40 WIB 92x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
B
Bima Mandala Sakti 92x dibaca · 3 menit baca
Karina aespa menceritakannya pengalaman menjalani diet ekstrem yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 4 kilogram (kg) dalam sehari. (SM Entertainment)
Karina aespa menceritakannya pengalaman menjalani diet ekstrem yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 4 kilogram (kg) dalam sehari. (SM Entertainment)

Karina aespa baru-baru ini membagikan kisahnya mengenai diet ekstrem yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 4 kilogram dalam sehari. Pengalaman tersebut ia sampaikan saat menjadi bintang tamu di acara variety show JTBC berjudul 'Please Take Care of My Refrigerator'.

Kulkas Penuh Bahan Masakan

Pada kesempatan itu, Karina menunjukkan kulkasnya yang dipenuhi dengan berbagai bahan masakan, yang membuat para koki terkesan. "Saya tipe orang yang cepat naik berat badan, dan cepat menurunkannya," ungkap Karina. "Saya sangat rentan terhadap fluktuasi berat badan. Jadi, saya pernah naik 4 kg dalam sehari dan juga turun 4 kg pada hari yang sama," tambahnya.

Metode Olahraga Intensif

Karina kemudian menjelaskan bagaimana ia berhasil menurunkan berat badan dengan cepat. Ia melakukan olahraga selama enam jam. "Saya menyalakan pemanas di ruang olahraga dan mengenakan legging, setelah itu hoodie dan jaket tebal. Saya berlari selama 5-6 jam sampai 100 lagu selesai," ujarnya. Setelah berolahraga, ia menghabiskan waktu satu jam untuk mandi, yang membuat berat badannya turun hingga 4 kg.

Menanggapi metode yang diterapkan Karina, pembawa acara Ahn Jung-hwan memberikan komentar. Ia menyatakan bahwa cara tersebut mirip dengan yang dilakukan oleh para atlet. "Pada dasarnya, Anda mengeluarkan semua air melalui keringat," jelas Jung-hwan.

Keringat dan Penurunan Berat Badan

Banyak orang beranggapan bahwa berkeringat dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, belum ada bukti yang mendukung anggapan tersebut. Menurut Medical News Today, berkeringat dapat menyebabkan penurunan berat badan sementara, seperti yang dialami Karina. Keringat terdiri dari 99 persen air dan 1 persen sisanya adalah karbohidrat, garam, protein, dan urea. Ketika seseorang berkeringat, mereka kehilangan air melalui kulit, yang dapat terlihat sebagai penurunan berat badan saat ditimbang. Namun, setelah mendapatkan asupan cairan kembali, berat badan biasanya akan kembali seperti semula. Selain itu, energi yang digunakan oleh kelenjar keringat juga sangat sedikit, sehingga berkeringat saja tidak akan membakar kalori secara signifikan.

Untuk menurunkan berat badan dengan cara yang aman, seseorang perlu membakar lebih banyak kalori dibandingkan yang dikonsumsi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan penurunan berat badan sekitar 0,5 - 1 kg per minggu sebagai metode yang aman dan sehat. Beberapa cara yang disarankan oleh CDC antara lain mengidentifikasi hambatan penurunan berat badan dan mencari solusi, membuat rencana dengan tujuan jangka pendek yang realistis, mengonsumsi makanan bergizi dengan lebih banyak sumber nabati, beraktivitas fisik untuk pengeluaran energi, melakukan olahraga intensitas sedang minimal 150 menit per minggu, dan tidur setidaknya 7 jam setiap malam.

Walaupun banyak metode penurunan berat badan yang beredar, lebih bijak untuk memilih pendekatan yang berkelanjutan dan aman. Mengadopsi metode penurunan berat badan sebagai bagian dari gaya hidup yang dapat dijalani secara terus-menerus adalah pilihan yang lebih baik.