David Raya, kiper utama Arsenal yang juga merupakan pemegang sarung tangan emas Liga Premier, harus rela melihat dari pinggir lapangan saat Unai Simon menunjukkan performa luar biasa bersama Timnas Spanyol di Piala Dunia. Meskipun mengenakan nomor punggung satu, posisi Raya di gawang Spanyol diambil alih oleh Simon, yang berhasil mencatatkan rekor dengan tidak kebobolan dalam enam pertandingan berturut-turut.
Simon, yang mengenakan nomor punggung 23, semakin memperkuat statusnya sebagai legenda setelah membawa Spanyol melaju ke perempat final dengan mengalahkan Portugal 1-0 berkat gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-91. Keberhasilan Spanyol dalam menjaga gawang mereka dari kebobolan juga didukung oleh catatan impresif Simon yang belum menerima gol selama 609 menit di Piala Dunia, memecahkan rekor 36 tahun yang sebelumnya dipegang oleh Walter Zenga dari Italia.
Pujian untuk Unai Simon
Dalam lima pertandingan awal, Spanyol hanya membiarkan lima tembakan tepat sasaran, mencatatkan rekor terendah sejak 1966. Pelatih Spanyol, Luis De La Fuente, memberikan pujian kepada Simon sebagai bagian integral dari tim, mengungkapkan kebanggaannya atas penampilan kiper dari Atletico Bilbao tersebut. Hubungan antara De La Fuente dan Simon telah terjalin sejak mereka memenangkan kejuaraan Eropa U-19 pada tahun 2015, dan terus berlanjut hingga saat ini, membawa Spanyol ke salah satu periode tersukses dalam sejarah mereka.
Persaingan di Tim Nasional
Sementara itu, meskipun David Raya berhasil mencapai final Liga Champions bersama Arsenal, posisinya di tim nasional Spanyol masih belum aman karena dominasi Simon di bawah mistar gawang. Spanyol kini bersiap untuk menghadapi Belgia di Los Angeles demi memperebutkan tiket ke semifinal, setelah sebelumnya berhasil mengatasi tekanan dari Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya dalam pertandingan melawan Portugal.