BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:09 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Kamis, 09 Jul 2026 21:09 WIB

Kebiasaan Malam yang Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

09 Jul 2026, 21:09 WIB 94x dibaca 2 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
N
Nadia Stevani Putri 94x dibaca · 2 menit baca
Ilustrasi. Tidur terlalu larut, salah satu kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung. (iStock/amenic181)
Ilustrasi. Tidur terlalu larut, salah satu kebiasaan malam yang meningkatkan risiko penyakit jantung. (iStock/amenic181)

Kebiasaan yang dilakukan sehari-hari, terutama di malam hari, dapat memengaruhi kesehatan jantung. Beberapa aktivitas yang tampaknya sepele justru dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Apa saja kebiasaan malam yang perlu dihindari untuk menjaga kesehatan jantung?

Kebiasaan yang Perlu Dihindari

Jantung adalah organ vital yang berfungsi untuk memastikan semua organ tubuh lainnya beroperasi dengan baik. Pola hidup yang buruk dapat menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko penyakit jantung. Berikut adalah beberapa kebiasaan malam yang dapat berkontribusi terhadap masalah kesehatan jantung:

1. Paparan Cahaya pada Malam Hari

Salah satu kebiasaan yang sering diabaikan adalah terpapar cahaya pada malam hari. Penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Network Open menunjukkan bahwa individu yang sering terpapar cahaya antara pukul 00.30 hingga 06.00 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit arteri koroner, stroke, fibrilasi atrium, serangan jantung, dan gagal jantung. Paparan cahaya malam dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang berdampak pada kualitas tidur dan meningkatkan kerentanan terhadap gangguan kardiovaskular. Oleh karena itu, disarankan untuk mengurangi paparan cahaya dari lampu yang terlalu terang dan perangkat elektronik menjelang waktu tidur.

2. Kebiasaan Tidur Larut atau Begadang

Tidur larut atau begadang juga merupakan kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Mereka yang memiliki kebiasaan tidur larut cenderung mengalami masalah kesehatan jantung yang lebih serius dibandingkan dengan yang tidak. Hal ini disebabkan oleh ketidaksesuaian antara jam biologis tubuh dan jadwal aktivitas sehari-hari, yang dapat memengaruhi berbagai proses metabolisme penting bagi kesehatan jantung. Namun, para peneliti menegaskan bahwa tidur larut bukanlah satu-satunya penyebab masalah jantung, melainkan sering kali disertai dengan pola hidup yang tidak sehat.

3. Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Selain tidur larut, memiliki jadwal tidur yang tidak konsisten juga dapat berdampak negatif pada kesehatan jantung. Individu yang tidur dan bangun pada waktu yang tidak menentu berisiko lebih tinggi mengalami gangguan ritme sirkadian. Kondisi ini dalam jangka panjang dapat memengaruhi tekanan darah dan metabolisme tubuh, serta meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

4. Kebiasaan Makan Larut Malam

Kebiasaan makan di malam hari, terutama jika melibatkan makanan yang tidak sehat, juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Pola makan yang buruk dapat berpengaruh pada berat badan dan meningkatkan kadar gula darah, kolesterol, serta tekanan darah, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Dengan mengurangi kebiasaan-kebiasaan di atas, Anda dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Menjaga pola hidup yang sehat sangat penting untuk kesehatan jangka panjang.