BREAKING Minggu, 21 Jun 2026 15:48 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Minggu, 21 Jun 2026 10:13 WIB

Kecelakaan Bus Jemaat HKBP di Batam: Satu Tewas dan Belasan Terluka

21 Jun 2026, 10:13 WIB 7x dibaca 3 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
S
Sabrina Aulia Rahma 7x dibaca · 3 menit baca
Kecelakaan Bus Jemaat HKBP di Batam: Satu Tewas dan Belasan Terluka
regional.kompas.com

BATAM - Rencana ibadah dan rekreasi yang diadakan oleh 30 jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Tembesi Indah, yang berlokasi di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, berakhir tragis. Pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, sekitar pukul 10.50 WIB, bus pariwisata yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal di Pantai New Melur, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang. Dalam insiden ini, satu penumpang bernama Dahlena Ginting dilaporkan meninggal dunia.

Kecelakaan ini terjadi ketika bus yang membawa rombongan jemaat diduga kehilangan kendali saat melintasi jalur menurun menuju pantai. Usaha sopir untuk menghindari situasi yang lebih buruk menyebabkan kendaraan terguling. Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, melalui Kasat Lantas Polresta Barelang, Afiditya Arief Wibowo, mengungkapkan bahwa korban sempat mendapatkan perawatan medis setelah dievakuasi dari dalam bus.

Proses Evakuasi yang Menantang

Satu korban yang dievakuasi terakhir meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah. Selain korban yang meninggal, beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Sebagian dari mereka mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Rempang Cate sebelum dirujuk ke RSUD Embung Fatimah dan RS Graha Hermine di Kecamatan Batuaji.

Proses evakuasi berlangsung dengan cukup sulit karena beberapa penumpang terjebak di dalam bus yang mengalami kerusakan parah akibat benturan dan posisinya yang terbalik. Tiga penumpang dilaporkan terjepit dan memerlukan penanganan khusus dari tim penyelamat. Semua korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.40 WIB dengan bantuan warga sekitar dan petugas di lokasi kejadian. Dari total 30 penumpang, 12 orang masih menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah hingga Sabtu sore.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lokasi, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kegagalan sistem pengereman saat bus melaju dari arah bukit menuju Pantai New Melur. Kecepatan kendaraan diperkirakan berada di kisaran 50 hingga 60 kilometer per jam sebelum kehilangan kendali. Seorang petugas di lokasi menyatakan, “Bus melaju dari arah atas bukit dengan kecepatan sekitar 50 sampai 60 kilometer per jam sebelum kehilangan kendali dan terbalik.”

Sopir bus berusaha menghindari tabrakan dengan membelokkan setir ke arah kanan, namun upaya tersebut tidak berhasil menghentikan laju kendaraan hingga akhirnya bus terguling di sisi jalan. Rombongan jemaat HKBP Tembesi Indah tersebut awalnya merencanakan kegiatan doa dan kebersamaan di pantai sebagai bagian dari ibadah dan rekreasi rohani mereka sebelum kecelakaan terjadi.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta evakuasi dan pengamanan arus lalu lintas di lokasi. Kasubnit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Albert Hutagaol, menyatakan bahwa mereka telah turun langsung ke lokasi untuk menangani situasi ini. “Kami telah turun ke lokasi, para korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan,” ujarnya.

Selain penanganan terhadap korban, polisi juga melakukan pemeriksaan teknis pada kondisi bus untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan ini.