Regional

Kecelakaan Mobil Kijang Innova Terbalik Usai Tabrak Becak di Tuban, Empat Orang Terluka

Sebuah mobil Kijang Innova mengalami kecelakaan di Tuban, Jawa Timur, yang mengakibatkan empat orang terluka setelah menabrak becak yang terparkir.

I
Ilham Saputra
06 May 2026 6 pembaca
Kecelakaan Mobil Kijang Innova Terbalik Usai Tabrak Becak di Tuban, Empat Orang Terluka
Sumber gambar: surabaya.kompas.com

TUBAN, KOMPAS.com - Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Kijang Innova yang terbalik di Jalan RE Martadinata, tepatnya di SP3 Gardu Laut, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Insiden ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Rabu, 6 Mei 2026, dan menyebabkan penumpang mobil mengalami luka serius.

Mobil Kijang Innova dengan nomor polisi L 1755 GN dilaporkan mengalami oleng ke kanan sebelum menabrak becak yang sedang terparkir di bahu jalan. Kecelakaan ini berawal saat kendaraan yang dikemudikan oleh Aron Lamhot Michael P (25) dari Surabaya melaju dari arah Semarang menuju Surabaya. Setibanya di lokasi kecelakaan, mobil tersebut oleng ke kanan dan menabrak becak yang berada di sisi kanan jalan, kemudian kembali oleng hingga terbalik.

Penyelidikan dan Kondisi Korban

Kepala Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. "Penyebabnya masih dalam penyelidikan petugas," katanya saat dihubungi pada hari yang sama.

Akibat dari kecelakaan ini, pengemudi dan tiga penumpangnya, termasuk Daffa dan dua orang lainnya yang identitasnya belum diketahui, mengalami luka-luka. Dua di antara mereka dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan dua lainnya mengalami luka berat. Semua korban segera dilarikan ke RSUD Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan medis. "Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini," tambah Iptu Eko.

Proses Penanganan Kecelakaan

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti berupa kendaraan, STNK, dan SIM, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Kecelakaan ini diklasifikasikan sebagai jenis selip atau out of control, dengan dugaan utama penyebabnya adalah kurangnya konsentrasi pengemudi saat berkendara di dini hari. "Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme yang transparan dan nikmati pengalaman membaca tanpa iklan dengan bergabung dalam KOMPAS.com Plus.

Artikel Terkait