BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:09 WIB
Berita Terkini Jumat, 03 Jul 2026 20:38 WIB

Kemensos Siapkan Pembangunan Sekolah Rakyat untuk 1.000 Siswa di DKI Jakarta

03 Jul 2026, 20:38 WIB 94x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
R
Reyhan Arifin 94x dibaca · 2 menit baca
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (B Belia/detikcom)
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (B Belia/detikcom)

Kementerian Sosial (Kemensos) akan melaksanakan pembangunan Sekolah Rakyat yang baru untuk menampung 1.000 siswa di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan dukungan terhadap proyek ini. Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pramono atas kunjungannya yang langsung meninjau proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Gus Ipul menyatakan, "Saya tentu juga menyambut baik karena Pak Gubernur ingin menyambut harapan Pak Presiden agar khusus DKI Jakarta ada tambahan sekolah rintisan yang bisa menampung tidak kurang dari 1.000 siswa Sekolah Rakyat untuk di DKI Jakarta," saat memberikan keterangan kepada wartawan setelah kunjungan bersama Pramono di SRMA 10 Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026.

Pembangunan Sekolah Rintisan

Gus Ipul menjelaskan bahwa ia bersama Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, telah melakukan kunjungan ke beberapa lokasi yang akan digunakan untuk penyelenggaraan sekolah rintisan. "Jadi gini Pak Pram, untuk sekolah rintisan itu kita menggunakan gedung-gedung sementara yang dimiliki oleh pemerintah yang dinyatakan layak oleh Kementerian PU. Nah, dalam rangka untuk bisa menampung 1.000 siswa itu kita mendapatkan sekitar 10 titik," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, "Dari 10 titik itu ada 8 yang sudah dalam proses renovasi. Salah satunya adalah di gedung milik LAN Pejompongan. Setelah itu ada di Marunda, ada lagi juga di Curug, yang semuanya khusus untuk sekolah rintisan gedung sementara DKI Jakarta."

Dukungan Gubernur DKI Jakarta

Dalam kesempatan yang sama, Pramono Anung juga menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Sekolah Rakyat di Jakarta. "Di tempat ini ada 190 yang menerima KJP. Yang menarik dalam diskusi saya dengan Pak Menteri Sosial tadi. Karena memang saya melihat secara langsung bahwa achievement atau capaian yang luar biasa dari anak-anak dari keluarga yang tidak beruntung. Dan semangatnya sama dengan apa yang menjadi keinginan dasar Pemerintah DKI Jakarta," ungkapnya.

Pramono berharap agar tambahan 1.000 siswa yang direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto dapat terwujud. Ia juga menegaskan bahwa Pemprov DKI akan menyiapkan lokasi untuk menjadi boarding Sekolah Rakyat bagi 1.000 siswa tersebut. "Karena apapun yang dipilih adalah anak-anak, kebetulan tadi sempat saya dialog dengan beberapa anak, adalah anak yang memang tidak beruntung. Dan itu sama persis seperti apa yang saya lakukan dengan KJP, KJMU, pemutihan ijazah," jelasnya.

Ia menambahkan, "Bahkan tadi sebelum saya keluar ruangan juga ada yang minta untuk ibu-ibu anaknya belum ditebus ijazahnya kami akan langsung tindaklanjuti," tutupnya.