Olahraga

Kenaikan Harga Nintendo Switch 2 Berpotensi Mempengaruhi Pasar Indonesia

Nintendo mengumumkan penyesuaian harga untuk konsol Nintendo Switch 2 di berbagai pasar global, termasuk kemungkinan dampak pada harga di Indonesia. Kenaikan harga ini terjadi di tengah tantangan biay...

A
Admin Fakta Lurus
11 May 2026 7 pembaca
Kenaikan Harga Nintendo Switch 2 Berpotensi Mempengaruhi Pasar Indonesia
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Nintendo baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan melakukan penyesuaian harga untuk konsol game Nintendo Switch 2 di sejumlah pasar di seluruh dunia. Informasi ini disampaikan melalui situs resmi perusahaan. Dalam pernyataannya, Nintendo menyebutkan, “Mengingat dampak dari berbagai perubahan kondisi pasar yang diperkirakan akan berlanjut dalam jangka menengah hingga panjang, revisi harga juga akan segera diterapkan untuk wilayah di luar Jepang.”

Kenaikan harga ini pertama kali diperkenalkan pada bulan Juni 2025 saat peluncuran Nintendo Switch 2, yang dijual dengan harga 449 dollar AS atau sekitar Rp 7,4 juta. Namun, mulai 1 September 2026, harga konsol ini di Amerika Serikat akan meningkat menjadi 499,99 dollar AS, setara dengan sekitar Rp 8,6 juta. Di Kanada, harga Switch 2 juga mengalami kenaikan dari 629,99 dollar Kanada menjadi 679,99 dollar Kanada, yang setara dengan sekitar Rp 11,8 juta. Sementara itu, di Eropa, harga konsol ini akan naik dari 469,99 euro menjadi 499,99 euro, yang juga sekitar Rp 8,6 juta.

Potensi Dampak di Indonesia

Nintendo belum merinci negara-negara yang akan terkena dampak dari penyesuaian harga ini. Namun, perusahaan memastikan bahwa revisi harga akan dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah global, yang berpotensi mempengaruhi pasar Indonesia melalui distributor dan penjual resmi.

Konsol game terbaru dari Nintendo ini dijadwalkan tersedia di Amerika Serikat pada 5 Juni 2025. Kenaikan harga ini terjadi di tengah tekanan biaya yang dihadapi oleh industri teknologi global. Salah satu faktor utama adalah krisis komponen elektronik, terutama untuk memori dan RAM, yang dipengaruhi oleh lonjakan permintaan terkait kecerdasan buatan (AI). Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya biaya logistik juga memberikan tekanan pada margin perusahaan teknologi, termasuk Nintendo.

Penjualan dan Proyeksi Masa Depan

Meskipun harga konsol meningkat, penjualan Nintendo Switch 2 masih menunjukkan performa yang cukup baik. Berdasarkan laporan keuangan Nintendo hingga Maret 2027, konsol ini telah terjual sekitar 19,86 juta unit sejak diluncurkan. Namun, Nintendo mengamati bahwa penjualan Switch 2 terlalu terkonsentrasi pada periode awal peluncuran dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Oleh karena itu, mereka memproyeksikan penjualan Switch 2 tahun ini akan turun menjadi sekitar 16,5 juta unit, yang merupakan penurunan sebesar 16,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Perusahaan menyatakan bahwa strategi ini diambil untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar yang masih belum stabil dan untuk menjaga keberlanjutan penjualan perangkat dalam jangka panjang. Nintendo menambahkan, “Kami percaya ini mewakili tingkat adopsi yang solid untuk Nintendo Switch 2 di tahun kedua setelah peluncurannya.”

Selain itu, Nintendo juga berharap penjualan perangkat lunak atau game untuk Switch 2 akan meningkat, dengan target penjualan software naik dari 48,71 juta unit menjadi sekitar 60 juta unit tahun ini.

Artikel Terkait