BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:09 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Jumat, 03 Jul 2026 08:36 WIB

Kinerja Positif BUMN: Pertamina dan Pelindo Catat Laba Meningkat Drastis

03 Jul 2026, 08:36 WIB 95x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
K
Komang Yoga 95x dibaca · 2 menit baca
Foto: Republika/Prayogi
Foto: Republika/Prayogi

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menginformasikan bahwa seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam ekosistemnya telah menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan untuk Tahun Buku 2025. Dalam pengumuman tersebut, Danantara menyoroti kinerja positif sejumlah perusahaan BUMN selama periode April 2025 hingga April 2026.

"Danantara turut menyampaikan sejumlah sorotan atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025 yang mencerminkan ketahanan, transformasi, dan kontribusi BUMN di berbagai sektor strategis terhadap perekonomian nasional," kata Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, dalam keterangan resmi yang dikeluarkan di Jakarta.

Peningkatan Laba BUMN

Beberapa BUMN yang menunjukkan kinerja positif dalam periode yang sama antara lain adalah PT Pertamina, yang mencatatkan peningkatan laba sebesar 80 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp 24,9 triliun pada April 2026. Selain itu, PT Pupuk Indonesia juga mengalami lonjakan laba sebesar 202 persen yoy menjadi Rp 3,2 triliun. Pelindo mencatatkan peningkatan laba 169 persen yoy dengan total Rp 900 miliar, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatatkan laba meningkat 15 persen yoy menjadi Rp 21,2 triliun.

PT Krakatau Steel Tbk melaporkan laba sebesar Rp 635 miliar pada April 2026, setelah sebelumnya mengalami kerugian sebesar Rp 981 miliar. PT Kimia Farma Tbk juga berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 108 miliar setelah sebelumnya merugi Rp 160 miliar. Keberhasilan BUMN tersebut dalam membukukan laba setelah mengalami kerugian sebelumnya merupakan hasil dari restrukturisasi dan dukungan modal dari PT Danantara Asset Management (DAM).

Strategi Investasi dan Proyek Strategis

Selain peningkatan kinerja laporan keuangan, Danantara juga mulai merealisasikan mandat investasinya melalui sejumlah investasi strategis yang didanai, termasuk dari dividen BUMN yang diterima pada tahun 2025. "Sebagian dividen tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek-proyek yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional dan diharapkan mampu menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang," ungkap Rohan.

Beberapa investasi strategis yang telah dilaksanakan mencakup pengembangan ekosistem Haji dan Umrah Indonesia di Makkah untuk meningkatkan kualitas layanan jamaah Indonesia serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem haji global. Selain itu, terdapat proyek Waste-to-Energy (WTE) yang mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan, meningkatkan ketahanan energi, dan mendorong transisi menuju ekonomi hijau.

"Seluruh investasi tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, disiplin investasi, pengelolaan risiko yang prudent, serta berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan masyarakat," tambah Rohan.

Rohan juga menjelaskan bahwa Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 Danantara Indonesia masih dalam proses penyelesaian sesuai dengan tahapan audit yang berlaku. Laporan tersebut akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.