BREAKING Senin, 15 Jun 2026 16:49 WIB
Home / Regional / Detail
Regional Senin, 15 Jun 2026 10:09 WIB

Kisah Inspiratif Pemuda Purworejo yang Lolos Menjadi Anggota TNI AD Meski Terbatas Ekonomi

15 Jun 2026, 10:09 WIB 6x dibaca 3 menit baca regional.kompas.com regional.kompas.com
N
Nadia Stevani Putri 6x dibaca · 3 menit baca
Kisah Inspiratif Pemuda Purworejo yang Lolos Menjadi Anggota TNI AD Meski Terbatas Ekonomi
regional.kompas.com

PURWOREJO - Tak ada yang menduga bahwa seorang pemuda dari Desa Karangluas, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dapat mewujudkan mimpinya yang selama ini hanya ia simpan dalam doa. Dalam kondisi ekonomi yang terbatas, Galih Eza Gunawan menunjukkan bahwa impian besar tidak terhalang oleh latar belakang. Mimpinya untuk mengabdi kepada negara kini terwujud setelah dinyatakan lolos sebagai Bintara Khusus Penerangan TNI Angkatan Darat Tahun 2026. Kabar menggembirakan ini diumumkan di Bandung dan langsung disambut haru oleh keluarganya yang selalu mendukung setiap langkah perjuangannya.

Galih, yang lahir di Purworejo pada 30 Juni 2008, adalah anak pertama dari pasangan Ranto Gunawan Makmur dan Eka Sri Dhesi Nurhandayani. Ayahnya bekerja sebagai sopir pengangkut kelapa sawit, sedangkan ibunya memberikan dukungan moral yang besar selama proses seleksi berlangsung. Bagi keluarga Galih, keberhasilan ini bukan hanya sekadar kelulusan menjadi anggota TNI, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan dapat mengatasi berbagai keterbatasan dalam kehidupan.

Keberhasilan yang Mengharukan

"Sebagai orangtua saya sangat bangga. Walaupun Galih adalah anak seorang sopir kelapa sawit, dia berhasil meraih cita-citanya menjadi anggota TNI," ungkap Eka saat diwawancarai.

Di tengah maraknya isu negatif mengenai praktik percaloan dalam rekrutmen abdi negara, Eka menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi yang dijalani putranya berlangsung secara transparan dan bersih. "Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa mendaftar TNI itu gratis dan tidak ada biaya. Kami mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan yang berlaku. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan mendukung perjalanan Galih sampai berhasil seperti sekarang," tambahnya.

Perjuangan Menuju Seragam TNI

Perjalanan Galih menuju seragam hijau loreng TNI AD tidaklah instan. Ia harus melewati berbagai tahapan seleksi fisik dan administrasi dengan disiplin tinggi dan kesungguhan. Dukungan dari keluarga, guru, teman-teman, serta lingkungan pendidikan yang membentuk karakternya menjadi bekal penting selama proses seleksi yang ketat tersebut. Galih sendiri merasa sangat bersyukur atas pencapaian yang diraihnya, menyadari bahwa keberhasilannya adalah hasil dari doa dan dukungan tulus banyak orang di sekelilingnya.

"Terima kasih kepada keluarga, teman-teman, guru, dan keluarga besar Madrasah Alif Yaasin Desa Gedong yang selalu memberikan semangat. Dukungan dan doa mereka menjadi penyemangat saya dalam setiap proses yang dijalani," katanya dengan senyuman. Ia berharap pencapaian ini menjadi awal yang baik untuk pengabdian seumur hidup kepada bangsa dan negara. Menurutnya, menjadi prajurit TNI bukan hanya kebanggaan pribadi atau keluarga, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Galih adalah alumni SMK VIP Ma'arif NU Kemiri Angkatan XI Tahun 2026 dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Selama menempuh pendidikan di sekolah kejuruan, ia dikenal sebagai siswa yang aktif dan memiliki semangat belajar tinggi. Selain fokus pada akademik, Galih juga memperkaya pengalaman praktis melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di LC Computer, yang menurut para guru pembimbingnya, turut membentuk karakter disiplin, rasa tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi yang baik di depan publik.

"Semoga apa yang saya dapatkan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara," tutupnya. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, perjalanan hidup Galih menjadi inspirasi nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah alasan untuk menyerah. Dengan tekad yang kuat, kerja keras yang konsisten, serta doa yang tak pernah putus, mimpi yang tampak jauh dapat menjadi kenyataan.