Jakarta: Dalam rangka mengoptimalkan program kepemudaan dan keolahragaan di Kabupaten Bandung, Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, di Ruang Kerja Wamenpora, Graha Kemenpora, Jakarta, pada Rabu pagi (6/5). Dalam pertemuan ini, Ali Syakieb menyampaikan niatnya untuk berkonsultasi dan mendapatkan masukan mengenai peningkatan kualitas penyelenggaraan program kepemudaan dan olahraga di wilayahnya.
“Pak Wamen, kami mohon arahan guna menyinkronkan perencanaan antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus kebijakan apa saja yang perlu kami implementasikan di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Pentingnya Nilai-nilai dalam Program Kepemudaan
Menanggapi hal tersebut, Wamenpora Taufik Hidayat menjelaskan bahwa saat ini Kemenpora fokus pada penanaman nilai-nilai empatik, patriotik, dan gigih dalam berbagai program kepemudaan dan olahraga. “Selamat datang, Pak Wabup Ali. Terima kasih sudah berkenan hadir dan bersilaturahmi ke kantor kami. Terkait program kepemudaan, saat ini kami tengah menguatkan nilai-nilai patriotik, gigih, dan empatik melalui berbagai kegiatan, seperti lomba debat dan youth camp. Untuk bidang olahraga, kami juga sedang dan akan melaksanakan program seperti Car Free Day (CFD) di sejumlah titik di pulau Jawa serta program Tenaga Penggerak Olahraga Nasional (TPON),” jelasnya.
Kolaborasi Lintas Sektor
Wamenpora juga menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor dalam pelaksanaan program kepemudaan dan keolahragaan di daerah. “Pemerintah daerah harus mampu mengajak mitra strategis untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program. Silakan berkolaborasi dengan pemerintah pusat, organisasi perangkat daerah, media, sektor swasta, maupun pihak lainnya,” tambahnya.
Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Bandung menyatakan kesiapannya untuk mendorong kolaborasi di daerahnya. Ia juga akan menginstruksikan jajarannya agar mengedepankan sinergi dalam pelaksanaan program.
Dalam kesempatan itu, Ali Syakieb mengajukan permohonan dukungan untuk pembangunan gelanggang remaja di beberapa lokasi di Kabupaten Bandung. “Guna mendorong aktivitas pemuda di bidang olahraga, kami memohon dukungan Bapak Wamenpora untuk pembangunan gelanggang remaja di beberapa titik di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.
Wamenpora menegaskan bahwa pemerintah pusat pada dasarnya mendukung upaya daerah dalam pengembangan kepemudaan dan olahraga, meskipun Kemenpora hanya dapat memberikan rekomendasi. “Pada dasarnya kami di pusat mendukung setiap upaya daerah dalam pemberdayaan pemuda dan pengembangan olahraga. Namun, untuk pembangunan fisik seperti gelanggang remaja, Kemenpora hanya memberikan rekomendasi, sementara pelaksanaannya menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum,” jelasnya.
Pada pertemuan tersebut, Wamenpora didampingi oleh beberapa pejabat, antara lain Muhammad Aziz Ariyanto (Asdep Olahraga Pendidikan), Dinno Prakoso (Tenaga Ahli Wakil Menteri Bidang Komunikasi), dan Fajar (Tenaga Ahli Wakil Menteri Bidang Pelayanan Kepemudaan). Sementara itu, Wakil Bupati Bandung didampingi oleh Dicky Anugrah (Kepala Dispora), Aan Suhenda (Kabid Olahraga), Aseng Hendra (Kabid Pemuda), dan Imam Budiana (Perencana Ahli Muda).