BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 08:10 WIB
Berita Terkini Rabu, 29 Jul 2026 22:46 WIB

Krisis Air Bersih di Kampung Sambiayunan, Polres Serang Turunkan Bantuan

29 Jul 2026, 22:46 WIB 57x dibaca 2 menit baca news.detik.com news.detik.com
S
Shinta Islamadina 57x dibaca · 2 menit baca
Warga Kampung Sambiayunan, Desa Lamaran, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, mengalami kekeringan. (Foto: Istimewa).
Warga Kampung Sambiayunan, Desa Lamaran, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, mengalami kekeringan. (Foto: Istimewa).

Serang - Ratusan penduduk di Kampung Sambiayunan, Desa Lamaran, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, tengah menghadapi masalah serius akibat kekeringan yang mengakibatkan kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Menanggapi kondisi ini, Polres Serang mengambil langkah dengan mendistribusikan air bersih ke daerah yang terdampak.

Pada Rabu (29/7/2026), sebanyak 13.000 liter air bersih disalurkan menggunakan satu unit kendaraan water cannon dan satu mobil tangki air milik Polres Serang. Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan harian warga yang terpengaruh oleh krisis air.

Pendistribusian Air di Beberapa Titik

Proses penyaluran air bersih dilakukan di dua lokasi di Kampung Sambiayunan, yaitu di RT 014/RW 05 dan RT 013/RW 05. Warga terlihat berbaris membawa berbagai wadah untuk menampung air, termasuk jeriken, ember, dan drum, guna mendapatkan pasokan air yang sangat dibutuhkan.

Respons Polres Serang terhadap Krisis Air

Polres Serang mengungkapkan bahwa kekeringan yang berlangsung selama beberapa pekan terakhir telah mengakibatkan kesulitan bagi warga dalam mendapatkan air bersih untuk kebutuhan konsumsi dan sanitasi. Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak oleh musim kemarau. "Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya membantu meringankan beban warga yang membutuhkan. Semoga bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Andri Kurniawan.

Andri juga menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini akan terus dilakukan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. "Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama saat warga menghadapi kondisi darurat maupun bencana alam," tambahnya.