Regional

Krisis BBM di Labuan Bajo, Kapal Wisata Batalkan Trip, Pertamina Janjikan Normalisasi Pasokan

Kelangkaan bahan bakar minyak di Labuan Bajo berdampak pada operasional kapal wisata dan transportasi darat. Pertamina memastikan pasokan akan kembali normal pada sore hari.

R
Rizky Ananta
07 May 2026 6 pembaca
Krisis BBM di Labuan Bajo, Kapal Wisata Batalkan Trip, Pertamina Janjikan Normalisasi Pasokan
Sumber gambar: regional.kompas.com

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Labuan Bajo telah mengganggu berbagai alat transportasi, termasuk kendaraan darat dan kapal wisata. Ketua Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Manggarai Barat, Ahyar Abadi, mengungkapkan bahwa kesulitan dalam mendapatkan BBM membuat beberapa pemilik kapal wisata terpaksa membatalkan perjalanan ke Taman Nasional Komodo.

"Stoknya yang susah karena ada beberapa teman yang terpaksa refund trip karena tidak dapat BBM. Dua hari lalu ada,” kata Ahyar pada Kamis (7/5/2026).

Kesulitan Mendapatkan BBM

Ahyar menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir, pemilik kapal wisata mengalami kesulitan mendapatkan berbagai jenis BBM, baik Pertalite maupun Pertamina Dex. Mereka bahkan harus rela mengantre hingga tengah malam untuk mendapatkan bahan bakar tersebut.

"Untuk Pertamina Dex juga, padahal harga sudah naik tapi kita kewalahan juga dan tidak dapat. Untuk speedboat kita biasa tunggu sampai jam 11 malam karena tidak ada stok,” imbuhnya.

Normalisasi Pasokan BBM

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan bahwa pasokan BBM di Labuan Bajo akan kembali normal pada sore hari ini. Kapal pengangkut BBM yang membawa 400 kiloliter (KL) Pertamax, 250 KL Pertalite, dan 500 KL Biosolar telah tiba di Fuel Terminal Reo pada Rabu (6/5/2026).

Ahad menyatakan bahwa pasokan BBM ke SPBU di Manggarai Barat sedang dalam proses pengiriman. Pertamina Patra Niaga melakukan percepatan distribusi dengan memprioritaskan SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi tinggi sebagai langkah mitigasi.

"Kami berharap dengan langkah ini, kondisi di SPBU dapat segera membaik dan antrean kembali normal,” ujar Ahad. Ia menambahkan bahwa dengan tambahan pasokan yang tiba pada Rabu sore, kebutuhan BBM masyarakat di wilayah Manggarai Barat dan sekitarnya dipastikan dapat terpenuhi dengan aman.

Artikel Terkait