Di Jalan Candi Lontar, Sambikerep, Surabaya, seorang perempuan lanjut usia berinisial W (69) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang tidak biasa. Penemuan jenazahnya terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026, dan menarik perhatian Ketua RT setempat, Khoirul Anam, yang menjelaskan bahwa saat evakuasi, terdapat luka di beberapa bagian tubuh korban.
“Tangannya ada luka melingkar di keduanya, (posisi) telungkup, tangan di dekat telinga, kaki keduanya kayak menyilang,” ungkap Khoirul saat memberikan keterangan pada Jumat, 26 Juni 2026. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada tanda-tanda kerusakan atau barang yang berantakan di dalam rumah korban. “Saya masuk enggak ada barang jatuh, pecah, rusak, bergeser, enggak ada benda jatuh. Tapi ada piring, masih ada kuahnya, habis makan lontong mi, pokoknya wajar semua,” jelasnya.
Temuan Lakban di Sekitar Jenazah
Informasi lebih lanjut mengungkap bahwa penyidik dari kepolisian menemukan potongan lakban di sekitar tubuh korban. Khoirul menduga benda tersebut digunakan untuk membekap mulut korban. “Kalau versi polisi, ada lakban di sekitar tubuh, ada rambut yang nempel di lakban, kayanya bekas pakai, sudah sobek. Diduganya untuk membungkam biar enggak teriak,” tambahnya.
Aktivitas Terakhir Korban
Khoirul tidak mengetahui apakah ada orang yang mengunjungi rumah korban sebelum kejadian tersebut. Namun, ia menyebutkan bahwa warga sekitar sempat melihat lansia itu pada Selasa, 23 Juni 2026. “Selama ini enggak ada yang sering-sering datang ke rumah (korban). Tetangga lihat dia beli telur pada Selasa pagi, jam 8 atau 7, saat orang pergi ke pasar, artinya sempat keluar,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri, Kompol Imam Solikin, mengonfirmasi penemuan jenazah tersebut dan menyatakan bahwa kasus ini telah dilimpahkan kepada Polrestabes Surabaya untuk penanganan lebih lanjut. “Untuk perkaranya (penemuan jenazah lansia) di-backup (dibantu) Satuan Reskrim Polrestabes Surabaya,” kata Iman.