Lazio dilaporkan sedang dalam pencarian gelandang serang baru untuk musim panas ini, dengan rumor yang mengaitkan mereka dengan James Rodriguez, mantan bintang Kolombia. Klub yang berbasis di Ibukota Italia ini telah kehilangan dua pemain incaran yang memilih bergabung dengan klub lain.
Tim asuhan Gennaro Gattuso memerlukan seorang gelandang serang yang dapat mendukung formasi 4-2-3-1 yang ingin diterapkan. Namun, mereka sudah kehilangan kesempatan untuk merekrut Jonathan Asp Jensen, yang dijual oleh Bayern Munich ke Deportivo La Coruna. Selain itu, target lama mereka, Jacopo Fazzini, dipastikan akan bergabung dengan Cagliari.
Peluang Transfer James Rodriguez
Menurut laporan dari jurnalis Italia, Rudy Galletti, Lazio kini mempertimbangkan untuk merekrut James Rodriguez, yang sebelumnya menjadi target mereka dua tahun lalu. Saat ini, Rodriguez berstatus bebas agen setelah kontraknya dengan Minnesota berakhir, dan Lazio mungkin melihat peluang untuk mewujudkan transfer pemain berusia 35 tahun tersebut.
Rodriguez dikenal sebagai gelandang serang yang berpengalaman, dengan penampilan cemerlang saat bermain di Porto dan Monaco. Ia juga mencuri perhatian dunia saat tampil di Piala Dunia 2014, di mana ia mengukuhkan statusnya sebagai salah satu bintang turnamen. Penampilannya yang mengesankan membuat Real Madrid tertarik untuk merekrutnya, meskipun ia tidak mampu mempertahankan performa yang sama di klub tersebut. Setelah itu, ia bergabung dengan Bayern Munich dan Everton, sebelum berkarier di berbagai klub di Qatar, Brasil, Spanyol, dan Amerika Serikat.
Hambatan dalam Rekrutmen Rodriguez
Meskipun ada minat dari Lazio, merekrut James Rodriguez tampaknya sulit dilakukan mengingat kondisi keuangan klub yang tidak stabil. The Aquile saat ini terpaksa membatasi aktivitas transfer mereka dengan kebijakan net-zero. Hal ini menyebabkan mereka kesulitan untuk menawarkan gaji yang kompetitif kepada pemain sekelas Rodriguez.
Selain itu, mengejar pemain veteran di akhir kariernya tidak sejalan dengan strategi yang diterapkan oleh direktur olahraga Angelo Fabiani, yang lebih memilih untuk mendatangkan pemain muda yang kurang dikenal namun memiliki potensi untuk memberikan keuntungan bagi klub di masa depan.