BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:10 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Kamis, 30 Jul 2026 19:52 WIB

Lima Tanda Tubuh Mengalami Kekurangan Kalsium yang Perlu Diwaspadai

30 Jul 2026, 19:52 WIB 65x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
F
Fadil Ramadhan Akbar 65x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. Tanda tubuh kekurangan kalsium. (iStockphoto/~UserGI15994093)
Ilustrasi. Tanda tubuh kekurangan kalsium. (iStockphoto/~UserGI15994093)

Kekurangan kalsium dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Kalsium adalah mineral penting yang berperan dalam menjaga fungsi organ tubuh. Namun, seringkali kekurangan ini tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk mempertahankan kadar kalsium dalam darah. Jika kondisi ini berlangsung lama, risiko gangguan kesehatan seperti osteoporosis dapat meningkat.

Tanda-Tanda Kekurangan Kalsium

Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin muncul ketika kadar kalsium dalam tubuh menurun:

1. Otot Sering Kram atau Kejang

Salah satu gejala yang paling umum dirasakan adalah otot yang mudah mengalami kram, berkedut, atau terasa kaku. Kalsium berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot. Ketika kadar kalsium tidak mencukupi, otot sulit berfungsi normal, sehingga kram dapat terjadi lebih sering, terutama pada kaki dan tangan. Dalam kondisi yang lebih parah, kekurangan kalsium dapat menyebabkan kejang.

2. Kesemutan dan Mati Rasa

Rasa kesemutan atau mati rasa pada tangan, kaki, hingga area sekitar mulut juga bisa menjadi indikasi rendahnya kadar kalsium. Kalsium membantu saraf dalam mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh. Jika kadarnya menurun, proses pengiriman sinyal saraf dapat terganggu, yang menyebabkan sensasi baal, kesemutan, atau seperti tertusuk jarum. Jika gejala ini disertai kejang atau gangguan kesadaran, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

3. Mudah Lupa atau Sulit Berkonsentrasi

Kalsium tidak hanya penting untuk kesehatan tulang, tetapi juga mendukung fungsi otak dan sistem saraf. Kekurangan kalsium dapat membuat seseorang lebih sulit berkonsentrasi, mudah lupa, dan merasa bingung tanpa alasan yang jelas. Dalam kasus yang lebih serius, kondisi ini dapat disertai dengan perubahan suasana hati, depresi, atau halusinasi.

4. Tulang dan Gigi Menjadi Lebih Rapuh

Ketika asupan kalsium tidak mencukupi, tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk menjaga kadar kalsium dalam darah. Hal ini menyebabkan kepadatan tulang berkurang, sehingga tulang menjadi lebih rapuh dan berisiko patah. Kesehatan gigi juga dapat menurun karena kalsium merupakan komponen utama dalam pembentukan gigi yang kuat, sehingga gigi dapat lebih cepat patah saat digunakan.

5. Kuku Mudah Patah dan Kulit Kering

Tanda kekurangan kalsium juga dapat terlihat dari perubahan pada kuku, rambut, dan kulit. Kuku menjadi lebih tipis dan mudah patah, pertumbuhan rambut melambat, sementara kulit terasa lebih kering dan rapuh. Meskipun gejala ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, perubahan tersebut perlu diwaspadai jika muncul bersamaan dengan gejala kekurangan kalsium lainnya.

Sumber Kalsium untuk Kesehatan Harian

Memenuhi kebutuhan kalsium setiap hari jauh lebih efektif dibandingkan mengatasi kekurangan yang sudah terjadi. Umumnya, orang dewasa memerlukan sekitar 1.000 mg kalsium per hari, sedangkan mereka yang berusia di atas 50 tahun dan lansia membutuhkan sekitar 1.200 mg per hari untuk menjaga kepadatan tulang. Cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan kalsium adalah melalui pola makan yang seimbang. Produk susu seperti susu, yogurt, dan keju merupakan sumber kalsium yang paling dikenal.

Selain itu, kalsium juga dapat diperoleh dari ikan sarden dan salmon, tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, kale, brokoli, dan kacang merah, serta minuman atau sereal yang telah difortifikasi kalsium. Agar penyerapan kalsium lebih optimal, tubuh memerlukan vitamin D, yang membantu meningkatkan penyerapan kalsium di usus. Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari pagi, ikan berlemak seperti salmon dan tuna, telur, jamur, serta susu yang telah difortifikasi. Penting juga untuk menjaga gaya hidup sehat dengan berolahraga secara rutin, menjaga berat badan ideal, serta membatasi konsumsi alkohol dan rokok. Dengan cara ini, risiko mengalami tanda-tanda kekurangan kalsium dapat diminimalisir.