BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 07:08 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Selasa, 21 Jul 2026 19:06 WIB

Lula Kamal Dorong Masyarakat Manfaatkan Layanan Psikolog Melalui BPJS Kesehatan

21 Jul 2026, 19:06 WIB 88x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Z
Zahra Asma Nabila 88x dibaca · 3 menit baca
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dr Lula Kamal mengajak masyarakat untuk curhat ke psikolog menggunakan BPJS Kesehatan. (CNNIndonesia/Angela)
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dr Lula Kamal mengajak masyarakat untuk curhat ke psikolog menggunakan BPJS Kesehatan. (CNNIndonesia/Angela)

BPJS Kesehatan kini memperluas fungsinya tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga menyediakan layanan kesehatan mental. Peserta dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin hingga konsultasi dengan psikolog di puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Pernyataan ini disampaikan oleh dr. Lula Kamal dalam sebuah talkshow di CNN Indonesia Wellnest Festival Vol. 2 yang berlangsung di South Quarter Dome, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (21/7). Menurut Lula, kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental semakin meningkat, sehingga layanan kesehatan jiwa kini menjadi bagian dari pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pentingnya Konsultasi dengan Psikolog

"Kita sudah mengerti betul, makanya di puskesmas atau FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) atau di klinik, sudah disiapkan yang namanya psikolog. Boleh deh curhat, mendingan curhat sama psikolog, tidak akan dibuka ke mana-mana," ungkap Lula. Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga profesional ketika menghadapi masalah psikologis.

Lula menambahkan bahwa BPJS Kesehatan juga sedang mempersiapkan layanan konsultasi yang lebih mudah diakses secara daring. "Nanti juga kita akan ada layanan yang bisa lebih cepat lagi, bisa online. Jadi bisa kemudian kamu cerita," jelasnya. Meskipun demikian, saat ini masyarakat sudah memiliki banyak pilihan layanan konseling daring yang dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan tempat untuk berbagi.

Menjaga Kesehatan Sebelum Sakit

Selain menekankan pentingnya kesehatan mental, Lula juga mengingatkan peserta JKN untuk memanfaatkan BPJS Kesehatan dalam menjaga kesehatan sebelum jatuh sakit. "Kalau memang perlu, ayo digunakan. Tapi yang paling penting lagi adalah menggunakan BPJS itu untuk menjaga kesehatan. Bukan cuma waktu sakit," tegasnya.

Ia mendorong masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti mengukur tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol. Lula mengingatkan bahwa banyak penyakit yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga baru diketahui setelah kondisinya memburuk. "Jangan menunggu gejala. Tanda yang kita kejar. Caranya gimana? Cek. Sebulan sekali atau tiga bulan sekali," ujarnya.

Lula juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas yang kini semakin lengkap. "Bisa loh jalan-jalan ke puskesmas di Jakarta yang sudah bagus. Untuk ngecek tensi, ngecek gula darah, periksa kolesterol gratis. Kalau ke laboratorium, kan, harus bayar," tambahnya.

Di akhir sesi, Lula mengingatkan bahwa BPJS Kesehatan adalah program gotong royong yang dimiliki oleh seluruh peserta JKN. "BPJS itu punya kita, bukan punya negara. Karena uangnya uang kamu semua, uang saya. Saya juga nabung di celengan ayam yang namanya JKN. Kita rame-rame nabung. Janjiannya adalah kalau nanti ada yang sakit, seluruh masyarakat Indonesia yang sakit kita bayarin dari celengan ayam kita tersebut," tutupnya.