Manchester United dilaporkan sedang berusaha untuk menggagalkan transfer Bruno Guimaraes ke Arsenal pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini diambil setelah Casemiro meninggalkan klub sebagai pemain bebas transfer, yang mendorong United untuk merombak lini tengah mereka dengan mendatangkan beberapa pemain baru.
Setelah hampir mencapai kesepakatan untuk merekrut Ederson Silva dari Atalanta, Manchester United mengalami kesulitan dalam mendapatkan pemain tengah kedua. Mateus Fernandes menjadi target utama mereka, dan setelah West Ham United terdegradasi, diharapkan United dapat menyelesaikan kesepakatan tersebut dengan lebih mudah. Namun, West Ham tidak berencana untuk melepasnya dengan harga murah, mengingat kontraknya masih berlaku hingga 2030. Tottenham Hotspur juga menunjukkan ketertarikan dan bersiap untuk mengajukan tawaran sesuai nilai transfer yang diinginkan oleh West Ham.
Alternatif yang Ditemukan
Karena kesulitan tersebut, Manchester United mulai menjajaki opsi alternatif dan Football Insider melaporkan bahwa mereka telah mengidentifikasi Bruno Guimaraes sebagai pilihan yang serius. Mereka terus memantau situasi Guimaraes sebelum memutuskan untuk melakukan perekrutan.
Arsenal dan Manchester City juga terlibat dalam persaingan untuk mendapatkan Guimaraes, dengan Arsenal telah mengajukan tawaran sebesar £55 juta. Namun, Newcastle tidak berniat untuk melepas pemain Brasil tersebut dan menolak tawaran yang diajukan. Meski begitu, Guimaraes terbuka untuk pindah ke Emirates Stadium jika kesepakatan prinsip dapat dicapai dengan tim yang dilatih oleh Eddie Howe.
Kekhawatiran Newcastle
Laporan tersebut menunjukkan bahwa Newcastle khawatir akan terulangnya situasi yang sama seperti yang dialami Alexander Isak pada musim panas lalu, mengingat kontrak Guimaraes masih berlaku hingga 2028. Jika mereka terpaksa menjualnya, Newcastle berada dalam posisi yang kuat untuk menuntut biaya transfer yang tinggi, dengan nilai pasar Guimaraes diperkirakan sekitar £60 juta.
Meskipun Arsenal berhasil meraih gelar Premier League musim lalu, mereka berencana untuk memperkuat beberapa sektor skuad di musim panas ini, termasuk lini tengah. Guimaraes adalah pemain yang fleksibel, mampu bermain sebagai gelandang box-to-box maupun gelandang pengatur serangan yang lebih dalam. Ia dikenal sebagai pemain yang dinamis, kuat, dan efisien dalam duel udara, serta mahir dalam memberikan umpan terobosan. Selain itu, ia juga handal dalam mengeksekusi bola mati dan bekerja keras tanpa penguasaan bola. Bruno Guimaraes menjadi pilihan cerdas bagi Manchester United atau Arsenal jika salah satu klub tersebut berhasil merekrutnya.