BREAKING Senin, 15 Jun 2026 15:27 WIB
Home / Ekonomi / Detail
Ekonomi Sabtu, 13 Jun 2026 16:00 WIB

Marathon Internasional Jakarta Dorong Perekonomian dan Pariwisata

13 Jun 2026, 16:00 WIB 8x dibaca 2 menit baca ekonomi.republika.co.id ekonomi.republika.co.id
I
Ilham Saputra 8x dibaca · 2 menit baca
Marathon Internasional Jakarta Dorong Perekonomian dan Pariwisata
Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi melepas peserta BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi, 13 Juni 2026. Dalam acara tersebut, Pramono juga berpartisipasi sebagai pelari dalam kategori 10K.

Pramono menekankan bahwa kelancaran acara ini mencerminkan kesiapan Jakarta untuk menyelenggarakan berbagai ajang olahraga besar. Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini mengukuhkan posisi Jakarta sebagai destinasi wisata olahraga internasional.

Penyelenggaraan yang Sukses

“Keberhasilan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 ini menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki kapasitas, infrastruktur, dan dukungan masyarakat yang kuat untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga berskala internasional,” ungkapnya. Sepanjang rute marathon, Pramono memantau pelaksanaan lomba, termasuk kelancaran jalur, kesiapan petugas, dan pengaturan arus peserta. Ia menilai bahwa semua rangkaian acara berlangsung dengan baik.

“Hal ini tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara matang. Salah satu faktor penting adalah pengamanan dan pengaturan jalur lomba yang telah disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat,” tambahnya. Menurut Pramono, acara lari internasional seperti Jakim tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian kota.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Kegiatan berskala besar ini dinilai mampu menggerakkan sektor transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, serta usaha mikro dan kecil di sekitar lokasi acara. “Saya meyakini, semakin banyak ajang seperti ini digelar, semakin kuat pula posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism dunia yang mampu menarik wisatawan, menggerakkan perekonomian, serta memperkenalkan wajah Jakarta sebagai kota global yang inklusif, kompetitif, dan berdaya saing,” jelas Pramono.

Tahun ini, Jakim diikuti oleh 45.500 peserta dari berbagai negara, meningkat sekitar 47 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya diikuti oleh sekitar 31 ribu pelari. Diharapkan, pada tahun depan, jumlah peserta dapat mencapai lebih dari 50 ribu orang, bertepatan dengan perayaan 500 tahun Kota Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung membuka ajang BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 di kawasan GBK Senayan pada 13 Juni 2026.