Jakarta - Dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung di Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (1/8/2026), Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kerukunan adalah landasan penting bagi pembangunan. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua tokoh agama yang terus berupaya menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
"Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh agama yang terus konsisten dalam membina umat hingga kerukunan bangsa tetap terawat. Ini penting karena kerukunan adalah modal dasar pembangunan," ujar Nasaruddin dalam pidatonya.
Kontribusi Kementerian Agama dalam Program Prioritas
Nasaruddin juga mengungkapkan rasa syukur atas kontribusi Kementerian Agama dalam mendukung program-program prioritas yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Beberapa program tersebut termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah menjangkau banyak siswa dan santri.
"Kementerian Agama bersyukur dapat berkontribusi menyukseskan berbagai program prioritas Presiden sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Program makan bergizi gratis telah memberikan manfaat kepada lebih dari 11 juta siswa dan santri dan program cek kesehatan gratis telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa dan santri," jelasnya.
Pengembangan Pendidikan dan Dukungan untuk Pesantren
Nasaruddin juga menyoroti pencapaian beberapa Madrasah Aliyah Negeri yang terlibat dalam program Sekolah Unggulan Garuda Transformasi, serta implementasi kurikulum International Baccalaureate Diploma Program di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia Serpong.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan dukungannya terhadap dunia pesantren, termasuk pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren dan penguatan ekonomi pesantren. "Secara khusus kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas keberpihakan yang nyata terhadap dunia pesantren," tambahnya.
Di akhir pidatonya, Nasaruddin mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang hadir dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan. Ia berharap doa yang dipanjatkan malam itu akan dikabulkan dan membawa bangsa Indonesia menuju cita-cita yang diharapkan oleh para pendiri bangsa.
"Mudah-mudahan doa kita malam ini diijabah, dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan dengan demikian bangsa kita Insyaallah akan mencapai puncaknya seperti yang pernah dicita-citakan oleh para pendiri bangsa kita," tutupnya.