Jakarta, CNN Indonesia -- Melanoma adalah tipe kanker kulit yang paling berbahaya, yang berasal dari sel melanosit, yaitu sel yang bertanggung jawab dalam memproduksi pigmen melanin yang memberi warna pada kulit. Menurut informasi dari Mayo Clinic, melanoma dapat muncul di area kulit yang sering terpapar sinar matahari, seperti lengan, punggung, wajah, dan kaki, serta dapat juga berkembang di area mata.
Penyebab pasti dari melanoma masih belum sepenuhnya dipahami, namun sebagian besar kasus diakibatkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau dari penggunaan tanning bed. Selain itu, risiko terkena melanoma juga meningkat pada individu di bawah usia 40 tahun, terutama pada wanita. Dengan memahami gejala awal kanker kulit ini, diharapkan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat sebelum kanker menyebar lebih luas.
Gejala Awal Melanoma
Para ahli dari Cleveland Clinic telah merangkum gejala awal melanoma menggunakan akronim ABCDE, yang dapat membantu dalam mengenali tanda-tanda awal kanker kulit ini:
- A - Asymmetry: Salah satu bagian tahi lalat tidak sama dengan bagian lainnya.
- B - Border: Tepi tahi lalat memiliki bentuk yang tidak rata atau kabur.
- C - Color: Tahi lalat menunjukkan variasi warna atau corak.
- D - Diameter: Ukuran tahi lalat lebih besar dibandingkan dengan penghapus pensil.
- E - Evolving: Tahi lalat mengalami perubahan dalam ukuran, bentuk, warna, atau ketebalan, yang bisa juga disertai dengan kemunculan kerak atau rasa gatal.
Pentingnya Pemeriksaan Dini
Jika seseorang menemukan perubahan pada kulit atau tahi lalat, seperti perubahan ukuran, warna, atau bentuk, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Tanda-tanda lain yang perlu diperhatikan adalah luka yang tidak kunjung sembuh serta tahi lalat yang gatal atau berdarah.