BREAKING Sabtu, 15 Agt 2026 05:08 WIB
Home / Kesehatan / Detail
Kesehatan Senin, 27 Jul 2026 16:34 WIB

Mengenali Ciri-Ciri Bell's Palsy yang Perlu Diketahui

27 Jul 2026, 16:34 WIB 65x dibaca 3 menit baca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
H
Hana Salsabila Zaid 65x dibaca · 3 menit baca
Ilustrasi. Bell's palsy adalah kondisi pelemahan otot-otot salah satu sisi wajah secara tiba-tiba. Ketahui ciri-ciri terkena Bell's Palsy. (iStockphoto/Doucefleur)
Ilustrasi. Bell's palsy adalah kondisi pelemahan otot-otot salah satu sisi wajah secara tiba-tiba. Ketahui ciri-ciri terkena Bell's Palsy. (iStockphoto/Doucefleur)

Jakarta, CNN Indonesia -- Apakah Anda pernah melihat seseorang dengan wajah yang tampak lumpuh di salah satu sisinya? Jika iya, kemungkinan besar itu adalah gejala Bell's palsy. Berikut adalah beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengenali kondisi ini.

Penderita Bell's palsy biasanya menunjukkan ciri-ciri yang cukup jelas. Mereka mengalami kelumpuhan pada salah satu sisi wajah, yang membuat wajah tampak terkulai. Akibatnya, gerakan seperti tersenyum hanya dapat dilakukan di sisi wajah yang tidak terkena. Meskipun terlihat mirip dengan stroke, Bell's palsy tidak ada hubungannya dengan kondisi tersebut.

Apa Itu Bell's Palsy?

Menurut informasi dari Mayoclinic, Bell's palsy adalah kondisi yang menyebabkan kelemahan mendadak pada otot-otot di satu sisi wajah. Kelemahan ini mengakibatkan tampilan wajah menjadi tidak simetris, dengan sebagian sisi wajah terlihat terkulai. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai stroke, padahal penyebabnya adalah peradangan pada saraf wajah yang mengontrol gerakan otot wajah. Sementara itu, stroke biasanya disertai dengan gejala lain seperti kelemahan pada separuh tubuh, gangguan bicara, serta penurunan kesadaran.

Gejala Bell's palsy umumnya muncul secara tiba-tiba dan dapat berkembang dalam hitungan jam hingga beberapa hari. Tingkat keparahan gejala bervariasi, mulai dari kelemahan ringan hingga kelumpuhan total pada satu sisi wajah.

Gejala Bell's Palsy yang Perlu Diperhatikan

Jika Anda menemukan salah satu dari gejala berikut, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat:

  • Kelumpuhan sebagian atau ringan pada satu sisi wajah. Dalam beberapa kasus, kelumpuhan total juga dapat terjadi.
  • Kesulitan dalam mengekspresikan diri di sisi wajah yang terkena, seperti membuka dan menutup mata, tersenyum, atau mengernyitkan dahi.
  • Nyeri di telinga dan sekitar rahang pada sisi wajah yang terpengaruh. Rasa sakit ini sering kali muncul sebelum kelemahan wajah terlihat.
  • Peningkatan sensitivitas telinga di sisi yang terkena, di mana suara normal dapat terasa lebih keras atau mengganggu.
  • Keluhan sakit kepala dan pusing.
  • Penurunan kemampuan indra perasa, terutama di bagian depan lidah.
  • Produksi air liur yang berlebihan atau berkurang, serta perubahan dalam jumlah air mata.

Penyebab pasti dari Bell's palsy masih belum sepenuhnya dipahami. Namun, banyak ahli berpendapat bahwa kondisi ini disebabkan oleh peradangan dan pembengkakan saraf yang mengontrol otot wajah. Infeksi virus, termasuk virus herpes, juga diduga berperan dalam terjadinya Bell's palsy.

Untuk mengurangi risiko terkena Bell's palsy, disarankan untuk menjalani gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi dan rutin berolahraga. Selain itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting untuk mendeteksi gejala Bell's palsy sejak dini, sehingga pengobatan dapat dilakukan dengan lebih efektif.

Demikianlah beberapa gejala Bell's palsy yang dapat terlihat pada wajah.