Olahraga

Menpora Erick Dorong PB Percasi Inovasi dalam Industri Olahraga dan Wisata Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, membuka Musyawarah Nasional PB Percasi 2026 di Jakarta, mendorong pengembangan industri olahraga dan wisata olahraga di Indonesia.

I
Ilham Saputra
11 April 2026 9 pembaca
Menpora Erick Dorong PB Percasi Inovasi dalam Industri Olahraga dan Wisata Olahraga
Sumber gambar: kemenpora.go.id

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, secara resmi membuka Musyawarah Nasional Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Munas PB Percasi) XXX Tahun 2026 yang berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Cempaka Putih, Jakarta, pada Sabtu (11/4) pagi. Acara ini menarik perhatian berbagai pihak yang berkepentingan dalam dunia olahraga, terutama catur, di tanah air.

Pengembangan Olahraga Catur di Indonesia

Dalam sambutannya, Erick Thohir menekankan pentingnya inovasi dan terobosan dalam mengembangkan industri olahraga, khususnya catur. Ia menyatakan bahwa catur bukan hanya sekedar permainan, melainkan juga sebuah industri yang dapat berkontribusi dalam pengembangan ekonomi nasional. “Saya berharap PB Percasi dapat memanfaatkan momentum ini untuk menciptakan berbagai program yang tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga dapat menarik minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam olahraga catur,” ujar Erick.

Lebih lanjut, Menpora menjelaskan bahwa pengembangan olahraga catur sangat strategis dalam konteks wisata olahraga. Dengan meningkatkan popularitas catur di Indonesia, diharapkan akan muncul peluang bagi pengembangan destinasi wisata yang berkaitan dengan olahraga ini. “Wisata olahraga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya tarik pariwisata nasional, sekaligus mempromosikan nilai-nilai sportivitas dan kecerdasan,” tambahnya.

Mendorong Kerjasama dan Dukungan

Erick juga mengajak seluruh pengurus, atlit, dan masyarakat untuk bersinergi dalam memajukan olahraga catur di Indonesia. Ia menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan swasta, untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi olahraga ini. “Investasi dalam olahraga catur harus didorong, agar ke depannya kita bisa melahirkan atlit-atlit berprestasi yang mampu bersaing di level internasional,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Erick berharap bahwa Musyawarah Nasional ini dapat menghasilkan keputusan yang strategis dan inovatif untuk langkah selanjutnya dalam mengembangkan PB Percasi dan olahraga catur di Indonesia. Ia percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik, cita-cita untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat olahraga catur dunia dapat terwujud.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait