Jakarta, CNN Indonesia -- Apa yang biasanya menjadi pilihan menu makan siang Anda? Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk memperhatikan kandungan natrium dalam makanan yang mereka konsumsi. Ia mengungkapkan bahwa mengonsumsi sepiring siomay setiap hari bisa berpotensi memicu hipertensi.
Dalam sebuah postingan di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan tentang kandungan natrium, mineral yang banyak terdapat dalam garam, yang ada pada tiga jenis menu makan siang yang umum. Menu tersebut terdiri dari siomay, soto Betawi, dan bakso, di mana siomay memiliki kandungan natrium tertinggi.
Kandungan Natrium dalam Makanan Populer
Budi menekankan bahwa siomay, soto Betawi, dan bakso adalah pilihan makan siang yang sering dipilih banyak orang. Ia menjelaskan bahwa siomay mengandung natrium paling tinggi, sehingga penting untuk lebih bijak dalam mengonsumsinya. "Makan siomay satu piring setiap hari kemungkinan besar kena hipertensi. Bukan siomaynya yah yang utama tapi bumbu kacangnya," tulis Budi dalam unggahan Instagram Reels-nya.
Budi juga menyoroti bahwa natrium terdapat dalam berbagai makanan sehari-hari, tetapi banyak orang yang tidak menyadari hal ini dan menganggap natrium hanya berasal dari garam dapur. Ia menunjukkan hasil tes laboratorium untuk mengetahui kandungan natrium dalam setiap menu. Bakso mengandung 1.000 mg natrium, soto Betawi 700 mg, dan siomay dengan kandungan natrium tertinggi mencapai 1.600 mg. Untuk kesehatan, konsumsi natrium yang disarankan per orang per hari adalah 2.000 mg, setara dengan 5 gram garam (1 sendok teh).
Pentingnya Memperhatikan Asupan Natrium
Budi menambahkan, jika ingin menikmati siomay, sebaiknya fokus pada protein yang terkandung di dalamnya dan mengurangi penggunaan bumbu. "Kalau teman-teman mau makan siomay, ingat fokusnya ambil proteinnya saja. Bumbu jangan banyak-banyak. Biar apa? Biar kita dapat banyak protein tapi tidak dapat banyak garam," jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa konsep Nutri Level tidak hanya berlaku untuk kandungan gula, tetapi juga untuk garam dan lemak. Dalam kategori Nutri Level, bakso dan soto Betawi termasuk dalam Level C, sedangkan siomay berada di Level D. Level C menunjukkan kandungan garam yang sedang, sementara Level D menunjukkan kandungan garam yang tinggi, sehingga konsumsinya perlu dibatasi.