Keluarga mantan kiper Persis Solo dan Timnas Indonesia U-23, Nuri Agus Wibowo (24), terus berupaya menemukan keberadaannya setelah ia meninggalkan rumah pada Senin (8/6/2026). Sejumlah informasi telah dihimpun oleh keluarga, termasuk rekaman dari kamera pengawas (CCTV), keterangan dari pengemudi ojek online, serta jejak terakhir Nuri yang terdeteksi di Magelang, Jawa Tengah.
Jejak Terakhir Nuri Agus
Setelah mengetahui bahwa Nuri tidak ada di rumah, kakaknya, Mbarep Wahyudi, langsung memeriksa rekaman CCTV. Dalam rekaman tersebut, Nuri terlihat meninggalkan rumah di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, pada pagi hari. "Saya cek kamera CCTV rumah dan melihat adiknya keluar dengan mengenakan hoodie hitam, celana pendek abu-abu, serta sandal," ungkap Mbarep.
Rekaman itu juga menunjukkan bahwa Nuri pergi dengan menggunakan jasa ojek online yang telah dipesannya sebelumnya. Keluarga kemudian berusaha mencari pengemudi ojol tersebut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai keberadaan Nuri.
Pencarian di Sekitar Purwosari
Mbarep berhasil menemukan pengemudi ojol dan menanyakan ke mana Nuri diantar. Pengemudi tersebut menyatakan bahwa Nuri dibawa ke kawasan Purwosari, Kota Solo. "Saya cari, ojol itu dan ketemu, dan sempat saya tanyakan ojol itu antar adik saya kemana, dan ojol itu bilang mengantar ke daerah Purwosari, Kota Solo," jelas Mbarep.
Setelah mengetahui lokasi tersebut, keluarga mulai mencari di sekitar Purwosari, termasuk di hotel, tempat nongkrong, dan agen perjalanan. Mbarep mencurigai bahwa Nuri mungkin pergi ke luar kota, mengingat ia tidak membawa telepon seluler dan hanya membawa uang tunai sekitar Rp 10 juta. "Saya cari di sekitar Purwosari, ke travel, ke hotel, ditempat-tempat nongkrong juga tidak ada," katanya.
Informasi Terbaru dari Magelang
Informasi terbaru yang didapat keluarga menunjukkan bahwa Nuri sempat berada di sebuah pusat perbelanjaan di Magelang bersama seorang temannya. Namun, setelah berpisah dengan temannya, Nuri kembali tidak terlacak. "Terakhir dituruni temannya di Mall Magelang, karena temannya juga mau terapi, dia minta ditinggal saja," ungkap Mbarep.
Sejak saat itu, keluarga kehilangan jejak Nuri dan belum mengetahui keberadaannya hingga kini. Mereka terus mencari bantuan dari rekan-rekan sesama pesepak bola dan masyarakat sekitar.
Mbarep berharap siapa pun yang memiliki informasi mengenai keberadaan Nuri dapat segera menghubungi keluarganya. "Saya minta tolong kepada siapapun, apabila berpapasan untuk ditahan dulu, dan bisa menghubungi saya," ujarnya.
Keluarga juga membantah isu yang mengaitkan hilangnya Nuri dengan masalah pinjaman online atau masalah hukum. Mereka mencurigai bahwa Nuri mungkin mengalami depresi setelah mengalami cedera kaki yang membuatnya harus menepi dari aktivitas sepak bola.